Anak Buah Prabowo sebut Honorer K2 Kalah sama GoJek

Rabu, 20 Januari 2016 – 17:36 WIB
Ahmad Riza Patria (kedua dari kiri). Foto: dok.JPNN

jpnn.com - JAKARTA--‎Politikus Fraksi Partai Gerindra Ahmad Riza Patria ikut bersuara lantang menentang kebijakan MenPAN-RB Yuddy Chrisnandi batal mengangkat honorer kategori dua (K2) menjadi CPNS.

Menurut wakil ketua Komisi II DPR ini, alasan pemerintah karena tidak ada anggaran dan takut melanggar aturan UU, sangat tak masuk akal.

BACA JUGA: Begini Jadinya Kalau Jaksa Agung Politikus

"Kita tahu bersama Presiden Jokowi itu suka menabrak aturan. Ambil contoh kasus ojek online dan taksi online," kata Riza saaat raker dengan MenPAN-RB, Rabu (20/1).

Dalam kasus ojek dan taksi online, menurut Riza, Menhub Ignatius Jonan, sebenarnya tidak salah karena melaksanakan aturan UU. Namun, oleh Jokowi aturan itu ditabrak.

BACA JUGA: Yuddy: Hanya 297 Ribu Honorer K2 yang Asli

"Jadi Presiden menabrak aturan dulu baru memanggil Menhub untuk membuat aturan baru. Menurut saya hal serupa seharusnya bisa diterapkan ke honorer K2," cetusnya.

‎Ditambahkan Riza, ketakutan MenPAN-RB untuk melanggar aturan UU Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa diselesaikan dengan diskresi presiden.

BACA JUGA: Rhoma Irama: Umat Islam tak Berani Tunjukkan Identitasnya

"Masa sih honorer K2 kalah sama GoJek? Pemerintah harus adil dalam menyelesaikan masalah anak bangsa. Gunakan hati nurani, karena pemerintah bukan mesin," tandasnya. (esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jaksa Agung Diminta Adil Tangani Bansos


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler