jpnn.com, WASHINGTON - Ivanka, putri Presiden Amerika Serikat Donald Trump, akan mendapatkan sebuah kantor khusus di Gedung Putih.
Sumber dari istana kepresidenan AS mengatakan, putri Trump berusia 35 yahun itu akan memiliki akses dan informasi rahasia seputar kepresidenan. Namun sumber tersebut mengatakan, Ivanka tidak akan memiliki gaji atau bahkan jabatan resmi dari Gedung Putih.
BACA JUGA: 3 Besar Negara Tujuan Ekspor Indonesia
Politico melansir, Ivanka akan berperan sebagai 'mata dan telinga' Presiden Trump, peran yang selama ini sudah dia jalani semenjak ayahnya itu memutuskan ikut pilpres.
Ivanka akan bergabung bersama suaminya, Jared Kushner, yang sudah menjabat penasihat senior presiden.
BACA JUGA: Kesal Sama Suami, Amanda Bercinta dengan Anjing
Sejak Trump dilantik sebagai Presiden AS, Januari lalu, Ivanka memang sudah terlibat dan hadir dalam pertemuan-pertemuan penting Trump.
Seperti saat pertemuan Trump dengan PM Jepang Shinzo Abe, PM Kanada Justin Trudeau dan Kanselir Jerman Angela Merkel.
BACA JUGA: Trump Restui Langkah Perindo Mendukung Anies-Sandi
Kabar 'masuknya' Ivanka ke Gedung Putih ini langsung memicu kritik, terlebih dari oposisi. Trump dituding melupakan batas antara pemerintahan dengan bisnis keluarga. (adk/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Irak Keluar dari Daftar Haram Donald Trump
Redaktur & Reporter : Adek