Andi Arief Bisa Jadi Bumerang buat Masa Depan Demokrat?

Rabu, 09 Januari 2019 – 22:55 WIB
Wakil Sekjen Partai Demokrat (PD) Andi Arief. Foto: dokumen JawaPos.Com

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung Idil Akbar menyampaikan warning untuk Partai Demokrat (PD) yang posisinya terancam gagal melewati parliamentary threshold 4 persen pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2019. Bahkan, survei terakhir Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menunjukkan elektabilitas partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu di angka 3,3 persen.

Dalam analisis Idil, berbagai pernyataan Wakil Sekretaris Jenderal PD Andi Arief yang memicu kontroversi di publik memiliki efek pada partai pemenang Pemilu 2009 itu. Yang terakhir adalah soal hoaks tujuh kontainer surat suara yang sudah tercoblos.

BACA JUGA: Relawan Prabowo Buat Rekaman Agar Hoaks Surat Suara Viral

Menurut Idil, pernyataan Andi melalui kicauan di Twitter cenderung mendelegitimasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) lantaran menganggap penyelenggara pemilu itu partisan dan tak independen. Hanya saja, kata Idil, belum tentu mayoritas publik sependapat dengan Andi.

"Publik tidak lantas akan sependapat dengan itu, malah bisa jadi justru akan menjadi bumerang bagi masa depan politik Partai Demokrat," ujar Idil, Rabu (9/1).

BACA JUGA: Kubu Jokowi Duga Pembuat Hoaks Surat Suara Bukan Satu Orang

Pengajar ilmu politik itu menuturkan, jika PD mau mengamankan suaranya di Pemilu 2019 maka berbagai potensi yang menggerus dukungan pemilih harus disingkirkan. Bahkan, kata Idil, sebaiknya SBY segera bertindak agar PD tak dirugikan oleh kader-kader sendiri.

"Mendiamkan bukanlah satu hal yang bijak. Selama ini kita tahu bahwa SBY dikenal sebagai politisi yang santun, sangat mengedepankan kesantunan serta menjauhi informasi-informasi yang sumir dan tidak benar," kata Idil.

BACA JUGA: KPU: Kami Tidak Minta Berlebihan

Lebih lanjut Idil mengatakan, SBY sebagai politikus bercitra santun dan bijak menjadi magnet untuk memilih PD. Namun, katanya, daya pikat SBY justru bisa melemah jika kader-kader PD malah menunjukkan sikap dan pernyataan yang bertolak belakang.

“Sehingga itu akan menjadi pertaruhan apabila ada yang berlawanan dengan sikap SBY selama ini dan bisa berdampak kurang baik secara elektoral terhadap Demokrat," ulasnya.(gwn/jpc)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jurus Ketua Kornas Prabowo Hilangkan Bukti Hoaks Surat Suara


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler