Anggarkan Rp 20 Miliar untuk Rehab 80 Gedung Sekolah

Sabtu, 25 November 2017 – 00:05 WIB
Gedung sekolah rusak. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, MALANG - Tahun depan, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Malang, Jatim, berencana merehab sekitar 80 gedung sekolah rusak.

Mulai tingkat taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), hingga sekolah menengah pertama (SMP).

BACA JUGA: Bidik Turis Timteng, Malang Susun Strategi Pariwisata Halal

”Yang paling banyak tingkat SD. Sekitar 32 sekolah yang gedungnya akan direhab,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Malang Zubaidah di kantornya kemarin.

Menurut dia, jumlah awal kuota sekolah yang gedungnya bakal direhab tersebut ada 62 unit. Namun, saat dilakukan pembahasan di tingkat parlemen, diminta ditambah lagi.

BACA JUGA: Sensasi Tidur di Rumah Pohon di Taman Langit dan Omah Kayu

Jadi, jumlahnya menjadi sekitar 80 sekolah (termasuk penambahan 8 sekolah lagi). ”Diminta ditambah, kami mengikuti saja,” ucap mantan Kadinsos Kota Malang ini.

Lebih lanjut dia menjelaskan, hal ini karena sekolah yang mengajukan gedungnya untuk direhab relatif banyak. Total ada ratusan sekolah yang mengajukan ke disdik.

BACA JUGA: Mega Ingin Semua Aset PDIP Disertifikatkan Atas Nama Partai

”Nanti akan kami seleksi. Kami sudah ada tim yang bertugas menyeleksi,” ungkapnya.

Tak hanya itu, masih kata dia, tim disdik juga sudah mulai melakukan verifikasi data ke lapangan kemarin (24/11). Yaitu, dengan mendatangi sekolah yang mengajukan rehab gedung tersebut.

Hal ini dilakukan untuk memastikan jika kondisi gedung memang layak untuk dapat program tersebut.

”Tim kami juga sudah mulai melihat kondisinya di lapangan hari ini (kemarin),” ucap mantan sekretaris Disdik Kota Malang ini.

Dijelaskan, tim tersebut juga melakukan seleksi melalui data pokok pendidikan (dapokdik) secara online sebelumnya. Jadi, verifikasi tersebut untuk mengkroscek kebenaran dapokdik. ”Nanti akan kami lakukan skala prioritas berdasarkan survei di lapangan,” terangnya.

Dia menyebutkkan, umlah anggaran untuk program tersebut mencapai Rp 20 miliar. Jumlah ini untuk rehab gedung sekolah.

”Tapi, ini masih belum didok. Jadi, kemungkinan bisa berubah,” ungkap mantan kepala Perpustakaan Kota Malang ini.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang Abdul Hakim ketika dihubungi menyatakan, saat ini Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2018 tinggal pengesahan saja.

”Karena tadi malam (kemarin) tim anggaran dan badan anggaran sudah ketemu, jadi kemungkinan 90 persen tidak ada perubahan,” kata Hakim kemarin.

Anggaran untuk merehab sekolah dengan dana sebesar Rp 20 miliar ini kemungkinan sudah tidak ada perubahan. Rencananya, RAPBD 2018 akan disahkan melalui rapat paripurna lusa (27/11).

”Jumlahnya besar karena ada ratusan sekolah yang gedungnya rusak, bisa jadi nanti kami tambah dananya di perubahan anggaran keuangan (PAK), tapi melihat perkembangan dan kinerja dinas pendidikan terlebih dulu,” pungkasnya. (im/c2/riq)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bu Mega Bakal Sering Turun Semangati Kader demi Pilkada 2018


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler