Anggota DPR Ini Mengaku Malu, Insiden Bodoh

Senin, 11 April 2016 – 18:37 WIB
Anggota Komisi V DPR Rendy M Affandy Lamadjido. FOTO: JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA – Anggota Komisi V DPR Rendy M Affandy Lamadjido menyatakan malu atas terjadinya senggolan pesawat Batik Air dengan Transnusa di Bandara Halim Perdanakusuma Senin, 4 April 2016 sekitar pukul 19.55 WIB lalu.

Menurut politikus PDI Perjuangan ini, peristiwa senggolan pesawat tersebut sebagai insiden bodoh yang memalukan dunia penerbangan Indonesia di dunia penerbangan internasional.

BACA JUGA: Politikus Gerindra Ini Sindir Menkumham, Pedas Banget!

“Peristiwa itu insiden bodoh seperti menempeleng menteri dan seluruh anak bangsa, termasuk saya sebagai anggota Komisi V DPR merasa malu karena dunia penerbangan internasional menertawakan Indonesia," kata Rendy dalam rapat kerja Komisi V DPR dengan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, di Gedung DPR, Senin (11/4).

Insiden tersebut lanjutnya, terjadi karena kelalaian petugas pengawas di menara. Dia tegaskan, di semua dunia penerbangan ada dua hal penting yang harus diperhatikan petugas menara dalam mengatur lalu lintas pesawat yakni frekuensi dan visual.

BACA JUGA: Usai Digarap 3 Jam di Kejagung, HT Ngeluh Begini

“Kalau frekuensi terganggu, petugas bisa menggunakan visual. Begitu sebaliknya. Dua hal itu mengikat semua pilot pesawat. Artinya, sudah harga mati bagi pilot untuk menguasainya. Saat pesawat mendarat atau mengudara, runway steril dari berbagai kendaraan yang berlalu lalang,” tegas anggota DPR dari daerah pemilihan Sulawesi Tengah ini.

Dia ulangi, insiden itu terjadi merupakan kelalaian petugas di menara. “Mobil yang menarik pesawat kondisinya gelap, minimal ada lampu kuning yang kelap kelip. Dan pesawat yang ditarik seharusnya lampunya menyala. Tapi karena kendaraan tak dilengkapi lampu dan tower tak melihat maka terjadi insiden tersebut,” katanya.(fas/jpnn)

BACA JUGA: Kepergok Indehoi, Pria 60 Tahun Ini Babak Belur Diamuk Massa

BACA ARTIKEL LAINNYA... Masa Penahanan Damayanti Cs Diperpanjang


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler