Angk Deforestasi Menurun, Lahan Kritis Menyempit

Senin, 02 April 2018 – 23:24 WIB
Ilustrasi hutan. Foto: AFP

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar mengatakan angka deforestasi di Indonesia mengalami penurunan.

Menteri Siti berharap inspektorat jenderal kementeriannya terus melakukan pengawasan yang kuat terhadap pegawai untuk menjaga hutan.

BACA JUGA: Selamat Paskah dari Presiden Jokowi untuk Umat Kristiani

"Luas lahan kritis di Indonesia tahun 2016 masih seluas 24.303.294 Ha. Luas lahan kritis tersebut sudah menurun dibandingkan tahun 2006 seluas 30.196.799 hektar," kata Menteri Siti saat pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Lingkup KLHK, Senin (2/4).

Siti menambahkan, tantangan dalam mengelola lingkungan dan hutan Indonesia sangat besar.

BACA JUGA: Dua Dirjen KLHK Usut Kebakaran Kapal Tanker di Balikpapan

Khususnya menjaga dari ancaman pembalakan liar, perambahan, kebakaran, pemanfaatan hutan yang eksploitatif.

Termasuk, pencemaran limbah dan sampah, hingga menjaga unsur-unsur keanekaragaman hayati yang ada di dalamnya.

BACA JUGA: Kesetaraan Gender, Harus Ada Perempuan di Jajaran Eselon

"Menjaga hutan saat ini tidak hanya ditujukan untuk menjaga keberlangsungannya secara fisik, namun juga bagaimana menjaga keberlangsungan manfaat hutan itu sendiri, dan khususnya agar bisa memberikan kontribusi kesejahteraan bagi masyarakat sekitarnya," jelasnya.

Dia menjelaskan, kondisi hutan bisa dilihat dari angka deforestasi netto Indonesia.

Di mana pada periode 2014-2015 sebesar 1,09 juta hektar, kemudian pada periode 2015-2016 turun menjadi 0,63 juta hektar.

"Sebaran deforestasi paling banyak terjadi di kawasan hutan produksi, yang mencapai angka 63 % akibat open access dll yang perlu terus didalami sehingga bisa diperoleh solusi yang tepat," ujarnya. (flo/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Menteri Siti: Jangan Dikira Pemerintah Tak Bekerja


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler