Angkatan Laut India Sambut KRI Bung Tomo-357

Kamis, 10 September 2015 – 00:36 WIB
ILUSTRASI: FOTO: DOK. Koarmatim

jpnn.com - COCHIN, INDIA - Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Bung Tomo-357 membawa 107 prajurit TNI AL. Para prajurit ini akan mengembang misi perdamaian dunia di Lebanon.

Untuk mencapai Lebanon, KRI Bung Tomo yang membawa 107 Prajurit TNI AL yang bergabung dalam Satgas Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIIIH/Unifil ini terlebih dahulu menyinggahi beberapa pelabuhan internasional.

BACA JUGA: Calon Haji Wajib Baca, Ini Panduan Kesehatan Jamaah Haji yang Diterbitkan Arab Saudi

Setelah berlayar menyusuri Samudera Hindia, perairan Srilanka dan pantai barat India, KRI Bung Tomo 357 tiba di Pelabuhan Kochin India, Selasa (8/9). Kehadiran KRI ini mendapat sambutan hangat Angkatan Laut India. Kapal Patroli India menyambut KRI Bung Tomo sejak  sejak berada di perairan luar alur India.

Atase Pertahanan Indonesia untuk India, Kolonel Laut (E) Arif Harnanto, beserta istri dan sejumlah Personel Angkatan Laut India tampak berjajar rapih menyambut kedatangan Sang Duta Bangsa yang akan melaksanakan tugas sebagai Pasukan Pemelihara Perdamaian di Lebanon.

BACA JUGA: WOW, Seluruh Penduduk di Desa Ini Jago Kung Fu

Kunjungan kehormatan dilaksanakan oleh Komandan KRI dan Atase Pertahanan Indonesia untuk Indonesia kepada Chief of Staff Southern Naval Command Indian Navy. Selanjutnya menyaksikan serunya pertandingan persahabatan olahraga Bola Voli dan Bulu Tangkis yang berlokasi di gelanggang olahraga Cochin Naval Base, Indian Navy. Demikian laporan bagian Penerangan Satgas Maritim TNI Konga XXXVIII-H/UNIFIL Tahun 2015 diterima Redaksi JPNN.com, Kamis (10/9) dini hari.

Kepala Dinas Penerangan Koarmatim, Letkol Laut (KH) Maman Sulaeman, menjelaskan KRI Bung Tomo singgah di Pelabuhan Cochin, India.

BACA JUGA: VIDEO Helikopter Mini Pakai Kursi Taman dan Payung Mengudara

Sebelum tiba di Pelabuhan Cochin, India, KRI ini terlebih dahulu melaksanakan persiapan akhir di Pelabuhan Belawan. Selanjutnya, KRI ini bergerak menelusuri perairan Selat Malaka sampai dengan ujung barat batas wilayah teritorial Indonesia dan memasuki Samudera Hindia dengan kedalaman laut mencapai ribuan meter.

Alur pelayaran internasional di Selat Malaka sampai dengan perairan Srilangka merupakan alur pelayaran padat yang dilewati kapal-kapal berukuran besar yang berlayar mengangkut berbagai komoditas lintas benua.

Komandan KRI Bung Tomo 357 selaku Komandan Satgas Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII H Unifil, Kolonel Laut (P) Yayan Sofiyan, mengatakan setiap saat sepanjang pelayaran memimpin langsung berbagai latihan untuk meningkatkan profesionalisme prajuritnya sekaligus mengetahui kesiapan teknis berbagai peralatan yang ada di kapal.

Latihan adalah ibarat nafas kita, hanya oleh prajurit yang profesional, terlatih dan memiliki kompetensi tinggi kapal perang ini harus diawaki.

“Oleh karena itu, saya akan konsisten memimpin latihan sehingga pulang dari misi ini saya telah mengkader sejumlah pelaut dengan kompetensi tinggi dalam bidang, memiliki keahlian penguasaan teknis kapal perang jenis MRLF (Multy Role Light Frigate), mampu memahami taktik peperangan bawah air (under water warfare), peperangan permukaan (Surface Warfare) dan peperangan anti udara (anti air warfare),” kata Kolonel Laut (P) Yayan Sofiyan.(fri/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kafe dari Makanan Berlebih Dibuka di Liverpool, Bayarnya Bisa Barter Makanan Lagi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler