Anies Klaim Reklamasi Ancol Tak Merugikan, Nelayan Jakarta Berkata Lain

Minggu, 12 Juli 2020 – 05:40 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Gubernur Anies Baswedan mengklaim bahwa reklamasi Ancol tak merugikan para nelayan yang mencari ikan di Teluk Jakarta. Namun, para nelayan ternyata merasa dirugikan oleh proyek tersebut.

Puluhan nelayan jaring kambang di sekitar lokasi reklamasi Ancol menginginkan agar mereka tetap mempunyai tempat berlabuh kapal.

BACA JUGA: Kabar Terbaru Nasib Anak Buah Anies Baswedan yang Bantu Djoko Tjandra Bikin KTP

"Salah satu keinginan kami adalah tetap diberikan tempat berlabuh kapal, jika lokasi reklamasi itu difungsikan pengelola," kata salah seorang nelayan, Reza saat ditemui ANTARA di Jakarta, Sabtu (11/7).

Menurut dia, selama ini ketakutan nelayan adalah jika reklamasi ini tetap dilakukan, maka mereka terancam tidak punya tempat kapal berlabuh.

BACA JUGA: Politikus PSI Nilai Anak Buah Anies Baswedan Ini Tidak Becus Mengawasi Hiburan Malam

Karena itu, katanya, dirinya bersama para nelayan dengan 30 kapal berbagai ukuran tidak mempermasalahkan reklamasi itu selama para nelayan tetap mendapatkan perhatian.

"Jika ini terus dilakukan, kemungkinan kami tidak punya tempat kapal berlabuh lagi," kata Reza.

BACA JUGA: Anies Baswedan Restui Reklamasi Ancol, Siapa yang Diuntungkan?

Menurut Reza, jika itu ketentuan pemerintah yang terbaik bagi warga, dirinya tidak mempermasalahkan. Akan tetapi, para nelayan memohon untuk diberikan perhatian.

Bahkan, katanya, jika untuk keperluan tempat berlabuh itu harus diadakan semacam iuran, maka hal itu juga tidak masalah. "Asal masih masuk akal dan tidak memberatkan, serta tak membebani, tidak masalah. Syukur bisa gratis," katanya.

Ketua Forum Komunikasi Nelayan Jakarta Muhammad Tahir menyatakan selama tiga tahun kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan perhatian kepada nelayan sangat kurang sekali.

Selain itu, kata dia, selama ini nelayan merasa tidak diberdayakan oleh pemerintah.

Padahal,kata dia, para nelayan di teluk Jakarta telah mendukung dan memperjuangkan Anies untuk menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Kami tetap konsisten menolak reklamasi karena itu membunuh kami sebagai nelayan,” kata Tahir.

Sementara itu Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefullah mengatakan izin perluasan lahan Taman Impian Jaya Ancol bertujuan agar mengakomodir kepentingan publik seperti tempat rekreasi masyarakat.

"Perluasan daratan Ancol adalah untuk kawasan rekreasi masyarakat. Jadi, kita mengutamakan kepentingan publik," ujar Saefullah. (ant/dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler