Antar Jenazah, Dua Penumpang Speed Tewas

Minggu, 16 Agustus 2015 – 04:45 WIB

jpnn.com - BANYUASIN - Belum sepekan kecelakaan tewas di perairan Sungai Musi, Selat Ajaran Lampu Putih, Desa Upang Jaya, Muara Telang, Banyuasin, Sumsel, berlalu. Kini kecelakaan di perairan Banyuasin kembali terjadi dan menewaskan dua penumpang speedboat.    

Kecelakaan terjadi antara speed 40 PK Mustika Raya dengan speedboat 200 PK, di perairan Jalur 10, Air Saleh, Banyuasin, sekitar pukul 08.00 WIB, kemarin (15/8). 

BACA JUGA: Ngeri, Setelah 5 WNI Hilang, Sekarang Giliran 5 WNA

Dua penumpang speed 40 PK meninggal dunia, yakni Baharudin (40), warga Jalur 6, Kecamatan Air Saleh, Kabupaten Banyuasin dan Masek (40), warga Makarti Jaya. 

Dua penumpang lagi mengalami luka-luka masih menjalani perawatan intensif di RS AK Gani. Mereka Saripudin (32), serang speed 40 PK Mustika Raya, warga Air Saleh, dan Wilo (60) penumpangnya, warga Air Saleh.

BACA JUGA: Jadi ABK Tapi Tak Bisa Renang, ABG Tewas Tenggelam

"Ini masih keluarga dan kerabat dekat. Dari Boom Baru Palembang mau pulang ke Cawang, Air Saleh untuk makamkan jenazah. Namanya Bakri sudha beberapa hari dirawat di RS Boom Baru, waktu pulang kami kecelakaan," ungkap Wilo.

Lanjut dia, usai kejadian speed 200 PK langsung membawa empat korban dari penumpang speed 40 PK ke RS AK Gani. Namun Baharudin meninggal dunia walau smepat menjalani perawatan di Instalasi Rawat Darurat (IRD) RS AK Gani, sementara Masek yang sempat dirujuk ke IRD RSMH juga meninggal dunia.

BACA JUGA: Jogja Banjir Harley Davidson

"Tinggal berdua di rumah sakit, yang lainnya ada yang pulang ngurus jenazah yang ninggal kecelakaan," ungkap Wilo yang masih lemas ditemui di ruang Dahlia RS AK Gani.
    
Sedangkan serang speed 40 PK ditemui di ruang Cempaka RS AK Gani masih terbaring lemah. Saripudin terlihat tertidur dan belum bisa diajak bicara banyak mengenai kronologis kejadian kecelakaan.

Kasat Polairud Polres Banyuasin, AKP Suprawira, menjelaskan bahwa kedua serang masih shock dan belum bisa berbicara banyak. Namun informasi sementara didapat bermula saat speed 40 PK Mustika Raya membawa 8 penumpang, berangkat dari Palembang hendak menuju Air Saleh dengan membawa jenazah.

Sampai di lokasi kejadian, speedboat 200 PK Merk Famili, oleh Jul, warga Jalur 27, Kecamatan Muara Padang hendak keluar dari jalur. Namun saat bersamaan datang speed 40 PK hendak masuk ke jalur. Hingga kecelakaan tak adapat terhindarkan.

Akibatnya, speed 40 PK rusak parah di bagian depan hingga retak sampai tenggelam, sedangkan speedboat 200 PK Merk Famili hanya mengalami kerusakan ringan di bagian depan. "Kondisi speed 40 PK Mustika Raya rusak berat, sehingga tenggelam," katanya.

Saat ini pihaknya masih menggali informasi terkait kronologis kecelakaan. Serang Speed 40 PK masih mendapatkan perawatan di RS AK Gani, sedangkan serang speedboat 200 PK belum diketahui keberadaannya, pascamengantarkan korban kecelakaan itu ke rumah sakit. 

"Belum diketahui apa penyebabnya, apakah human error dan lain sebagainya," katanya.

Ketika ditanya, apakah kemungkinan kabut asap, Suprawira mengungkapkan kalau hal tersebut kemungkinan kecil terjadi. Karena kejadian sudah cukup siang yaitu sekitar pukul 07.30 WIB. Masih kata Suprawira, kejadian ini ditangani oleh Ditpolairud Polda Sumatera Selatan. “Dan kita back up,” pungkasnya.

Terpisah Kasubdit Gakkum AKBP Richard Pakpahan membenarkan adanya kejadian tersebut saat ini masih dalam penyelidikan. (qda/gti/ce1)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Marinir Bercocok Tanam Terumbu Karang


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler