Antara Anas Urbaningrum, Demokrat dan Golkar

Rabu, 23 Maret 2016 – 18:28 WIB
Anas Urbaningrum. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Meski berstatus terpidana korupsi, mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum tetap memberikan perhatian terhadap dunia politik tanah air.

Termasuk soal kisruh internal dan pemilihan ketua umum Partai Golkar, dan bagaimana partai termasuk Demokrat memulihkan kepercayaan publik.

BACA JUGA: Parpol yang Tarik Kadernya Dari Luar DKI Dinilai Lebay

Anas berpandangan Golkar merupakan partai yang punya banyak kader berkualitas bagus. "Jadi, tidak soal lah siapa yang menjadi ketum," kata Anas di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (23/3).

Ia pun menilai Golkar merupakan partai yang sistemnya sudah relatif bagus. Karenanya, siapapun yang menjadi ketum tidak terlalu besar pengaruhnya. "Apalagi, yang saya baca kandidatnya bagus-bagus," tegas Anas.

BACA JUGA: Butuh Rp 18 Miliar, Baru Ada Rp 10 Miliar

Ia menambahkan, Golkar merupakan sebuah partai yang sudah matang, dewasa dan pengalamannya panjang. Menurut Anas, kalau bisa menemukan titik solusi konflik, maka Golkar punya persiapan untuk pemilu mendatang. "Yang pentingkan konfliknya ada solusinya," ujarnya.

Dia pun berpandangan semua partai harus mengembalikan kepercayaan masyarakat. Tak terkecuali Partai Demokrat. "Semua partai harus melakukan itu, termasuk Partai Demokrat," kata mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR, itu.

BACA JUGA: Mahar Ikut Picu Deparpolisasi

Anas enggan berkomentar saat dimintai pendapat bagaimana seharusnya Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono harus berbuat, agar bisa mengembalikan kepercayaan publik terhadap partai berlambang bintang mercy itu.

"Tidak boleh dong murid mengajari gurunya. Kan tidak boleh, kualat itu namanya," ujar Anas lagi.  (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Barangnya Belum Ada, Eh...Sudah Ribut


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler