Antisipasi Banjir, Tangsel Siagakan Tiga Pompa Air

Sabtu, 13 Agustus 2011 – 04:49 WIB

GUNA mencegah genangan air di Jalan Raya Serpong yang merupakan jalan akses utama pemudik, Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Kota Tangsel menyiagakan tiga pompa airPompa itu guna menyedot genangan air yang mungkin ditimbulkan karena hujan yang turun dan berdampak terganggunya pemudik yang melintas di sana

BACA JUGA: Proyek Antasari-Blok M Terus Dikebut


    
”Ini bagian antisipasi ancaman banjir atau genangan air di jalur mudik di sepanjang Jalan Raya Serpong,” terang Djudianto, Kepala Bidang Sumber Daya Air, Dinas BMP Kota Tangsel
Tiga pompa itu akan disiapkan di depan Plaza Serpong serta depan Rumah Sakit As-Shobirin

BACA JUGA: Tahu Berformalin Beredar di Kota Bekasi

Karena dua titik itu merupakan titik rawan tergenang apabila hujan turun


”Kami hanya bisa antisipasi dengan penyediaan tiga unit pompa penyedot air ini,” terangnya seperti dilansir INDOPOS (JPNN Group)

BACA JUGA: MRT Harus Jelaskan ke Publik



Sebenarnya, ungkap Djudianto juga, di titik rawan genangan itu drainasenya harus diperbaikiTapi itu karena menjadi wewenang Pemerintah Provinsi (Pemprov) BantenPasalnya, pemeliharaan Jalan Raya Serpong merupakan kewenangan Dinas Pekerjaan Umum Pekerjaan Umum (PU) BantenMeski begitu, Djudianto mengatakan pihaknya sudah mengusulkan perbaikan drainase yang rusak tersebut

Terutama di jalur yang menghubungkan Kota Tangsel dengan Kabupaten Tangerang serta Kota Tangerang”Mudah-mudahan tahun depan sudah dapat diperbaiki drainasenyaSaat ini sudah dibuat DED (detiel engineering design,” Red) ,” ungkapnya jugaDjudianto juga mengatakan walau saat ini masih musim kemarau tapi pompa tetap disiagakan guna mengantisipasi kemungkinan perubahan cuaca

”Potensi cuaca memang lebih condong kemarauNamun untuk tindakan antisipasi tetap kami siagakan pompa air,” cetusnya jugaPemkot Tangsel pada 2011 ini mengalokasikan dana Rp 106 miliar untuk perbaikan infrastrukturDengan alokasi Rp 76 miliar untuk pembangunan atau peningkatan jalan dan jembatan dengan 123 pekerjaanKemudian Rp 30 miliar untuk penanganan drainase, normalisasi kali dan penanggulangan banjir dengan 100 pekerjaan

Keseluruhan dana itu berasal dari APBD Kota Tangsel 2011Dari alokasi Rp 76 miliar itu akan dipergunakan untuk memperbaiki 57,15 kilometer jalan kota dan jalan poros serta pemeliharaan sejumlah jembatan yang ada di kota otonom baru itu.

Sementara Kepala Dinas BMP Kota Tangsel, Dendi Priyandana mengatakan, meski saat ini beberapa ruas jalan di Kota Tangsel proses perbaikan, tapi pengerjaan akan dihentikan pada H-7 LebaranLangkah ini diambil untuk menghindari kemacetan yang berlebihan apabila perbaikan tetap dipaksakan dilaksanakan pada saat arus mudik nanti(kin)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Proyek Tersendat, PT MRT Didesak Jelaskan ke Publik


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler