AP II Fokus Kembangkan Bandara Padang, Kapasitas Terminal Penumpang Ditingkatkan

Sabtu, 12 Oktober 2019 – 04:53 WIB
Bandara Internasional Minangkabau, Padang. Foto dok Angkasa Pura II

jpnn.com, JAKARTA - PT Angkasa Pura II saat ini tengah mengembangkan terminal penumpang pesawat di Bandara Internasional Minangkabau, Padang.

Pengembangan dilakukan melalui pembangunan gedung baru yang terletak persis di sebelah gedung terminal eksisting.

BACA JUGA: Menhub: Bandara HAS Hanandjoeddin Belitung Dikelola oleh AP II

Setelah pengembangan itu maka kapasitas terminal nantinya meningkat drastis sekitar 125 persen atau dari saat ini 2,3 juta penumpang per tahun menjadi 5,17 juta penumpang per tahun.

Executive General Manager Bandara Internasional Minangkabau Yos Sugiono menuturkan salah satu alasan dilakukan peningkatan kapasitas terminal karena pertumbuhan penumpang pesawat yang cukup signifikan di Padang.

BACA JUGA: AP II Minta Petugas Avsec Bandara Sterilkan Pesawat dari Macbook Pro

Di mana pada tahun lalu, jumlah penumpang pesawat di Padang sudah mencapai 4,13 juta penumpang, padahal kapasitas terminal di bandara jauh di bawah itu.

“Selain itu, pengembangan terminal juga dilakukan sebagai upaya kami menggarap potensi pasar penerbangan yang terus tumbuh. Saat ini progres pengembangan sudah mencapai 60 persen," kata Yos Sugiono.

Dia menambahkan, Padang merupakan salah satu destinasi wisata utama di Indonesia, dan Angkasa Pura II berkomitmen untuk turut mendukung pengembangannya dengan meningkatkan konektivitas transportasi udara di Padang.

Sejauh ini pengembangan terminal berjalan lancar dan ditargetkan pada awal tahun depan sudah mulai dioperasikan.

“Kami juga akan melakukan perancangan ulang tata letak atau relayout sehingga area tambahan yang ada bisa optimal digunakan untuk mendukung peningkatan pelayanan di terminal penerbangan internasional mau pun domestik,” jelas Yos Sugiono.

Adapun saat ini luas terminal eksisting  400,46 hektare dan nantinya setelah pengembangan menjadi 438,84 hektare.

Seiring dengan pengembangan terminal penumpang pesawat, Angkasa Pura II juga memiliki rencana memperluas gudang kargo lebih dari dua kali lipat atau dari saat ini 1.583 meter persegi menjadi 3.677 meter persegi. 

Tidak hanya itu, area parkir kendaraan bermotor juga diperluas dari eksisting 27.840 meter persegi menjadi 49.115 meter persegi.

“Seluruh fasilitas pendukung operasional bandara diperluas, mulai dari terminal penumpang, gudan kargo, sampai area parkir. Ini dilakukan demi pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat Padang dan Sumatera Barat secara keseluruhan,” papar Yos Sugiono.

Bandara Internasional Minangkabau merupakan bandara ke-6 tersibuk yang dikelola Angkasa Pura II, setelah Soekarno-Hatta (Tangerang), Kualanamu (Deli Serdang), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), dan Supadio (Pontianak).(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler