AP II Tegaskan Maskapai Harus Tanggung Jawab

Minggu, 03 Januari 2016 – 20:53 WIB
Dirut PT AP II Budi Karya Sumadi. Foto: dok.JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) II Budi Karya Sumadi berkomentar mengenai pencurian bagasi yang terjadi di Bandara Internasional Soekarno Hatta. Hal tersebut Budi katakan terkait adanya temuan petugas Polres Bandara Soetta, yang berhasil mengungkap pencurian bagasi pesawat, yang dilakukan oleh oknum Lion Air.

Budi menegaskan maskapai Lion Air merupakan pihak yang harus bertanggungjawab. "Ini harus saya klarifikasi, itu memang tanggung jawab dari airlines (Lion Air-red)," ujar Budi saat ditemui di kompleks Widya Chandra, Jakarta, Minggu (3/1).

BACA JUGA: Bakar Saja tuh Istana Presiden, Nanti Dibangun Lagi

Meski demikian, sambung Budi, selaku pengelola Bandara Soetta pihaknya memastikan akan ikut bertanggungjawab dan tidak akan lepas tangan dalam masalah ini begitu saja.

"Kami sebagai pengelola bandara tidak ingin melepaskan tanggung jawab itu saja ke airlines. Jadi ini tanggung jawab sama-sama," tandas pria berkacamata ini.

BACA JUGA: Info Penting soal Penerimaan CPNS 2016 dari Jalur Umum

Terungkapnya kasus ini berawal dari pencurian yang dilakukan pada 16 November 2015 lalu. Petugas Polres Bandara Soetta yang mendapati laporan secara diam-diam melakukan penelusuran. Baru pada Sabtu tanggal 2 Januari 2016 malam, petugas akhirnya berhasil menyaksikan langsung saat mereka kembali beraksi.

Aksi mereka terekam kamera tersembunyi (CCTV), yang dipasang oleh pengelola bandara, PT Angkasa Pura II. Empat orang tersangka masing-masing berinisial A, A, M dan S berhasil ditangkap. Dalam rekaman CCTV tersebut terlihat keempat oknum porter Lion Air itu  dengan bebasnya membuka tas dan koper penumpang untuk mencari barang berharga. (chi/jpnn)

BACA JUGA: PKS: Kinerja Menristekdikti Sangat Memprihatinkan

BACA ARTIKEL LAINNYA... DPR Minta Menhut Laporkan Hakim Parlas Nababan ke KY


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler