Apa Kata Pemerintah soal Obat Covid-19 Ala Hadi Pranoto?

Selasa, 04 Agustus 2020 – 16:25 WIB
Wiku Adisasmito. Foto: ANTARA/Prisca Triferna

jpnn.com, JAKARTA - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito angkat bicara soal isu penemuan obat Covid-19 yang ramai diperbincangkan di dunia maya.

Wiku meragukan keabsahan obat untuk Covid-19 yang belakangan ramai diperbincangkan.

BACA JUGA: Hadi Klaim Mampu Buat Obat Covid-19, Anggota DPR : Tinggal Bagaimana Uji Klinisnya

Hingga saat ini, lembaga pemerintah belum mencatat penemuan itu sebagai obat untuk Covid-19.

"Obat yang saat ini sedang ramai diperbincangkan, sampai saat ini tidak jelas apakah obat herbal, obat herbal standar, atau fitofarmaka, atau hanya sebuah jamu? Obat ini sampai sekarang bukan fitofarmaka karena tidak terdaftar di pemerintah, produk ini juga bukan obat herbal terstandar karena tidak ada di dalam daftarnya," kata Wiku dalam keterangan resmi yang disiarkan akun Youtube BNPB Indonesia, Selasa (4/8).

BACA JUGA: Hadi Pranoto Klaim Punya Obat COVID-19, Kemenristek: Jangan Percaya!

Wiku mengatakan, pemerintah pada dasarnya sangat menghargai upaya peneliti di dalam dan luar negeri untuk menghasilkan obat Covid-19.

Namun, kata dia, bukan berarti siapa pun bisa melakukan penelitian untuk obat Covid-19 tanpa prosedur yang tepat.

BACA JUGA: Tompi Soroti Video Wawancara Anji dengan Hadi Pranoto Soal Obat Covid-19, Begini Katanya

"Tidak bisa asal mengklaim bahwa obat itu obat Covid-19 tanpa diuji terlebih dahulu. Tanpa diuji klinis, sebuah obat belum terbukti apakah berhasil menyembuhkan pasien Covid-19 atau tidak, belum diketahui efek samping bagi pasien, semua ini perlu dipertanggungjawabkan," ucap Wiku.

Dia menegaskan, setiap obat harus melewati uji klinis dan izin peredaran yang benar dan tepat.

Sebab, persoalan obat menyangkut pula dengan keselamatan manusia.

"Tidak bisa sembarangan karena ini urusan nyawa manusia," ucap dia.

Ke depan, Wiku meminta peneliti dan publik figur lebih bijaksana dalam menyebarkan informasi soal penemuan obat Covid-19.

Terlebih lagi, informasi disampaikan secara prematur tanpa melakukan pendalaman materi.

"Jangan sampai masyarakat yang panik mencari jalan keluar, sehingga memahami sesuatu hal tidak dengan secara utuh dan benar," beber Wiku.

Sebelumnya, video wawancara musikus kondang Erdian Aji Prihartanto atau Anji dengan Hadi Pranoto diketahui menimbulkan kontroversi.

Dalam video itu, Anji berbincang dengan Hadi Pranoto yang mengklaim telah menemukan obat virus corona atau Covid-19.

Hadi Pranoto disebut sebagai seorang profesor, pakar mikrobiologi, dan Kepala Tim Riset Formula Antibodi Covid-19. (ast/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler