Apakah Presiden Jokowi Berani Mencopot Menag Yaqut? Ini Kata Pengamat

Sabtu, 26 Februari 2022 – 21:11 WIB
Menag Yaqut Cholil Qoumas. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat politik Adi Prayitno mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus menegur Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang tengah jadi sorotan publik.

Hal itu lantaran pernyataan dari Menag Yaqut soal pengeras suara masjid yang menimbulkan kontroversial.

BACA JUGA: Kakek Penjahit Ajak Masuk Gadis di Bawah Umur, Barang Buktinya Pakaian Dalam

Adi yakin Presiden Jokowi mencermati betul kisruh pernyataan Menag Yaqut yang kontroversial.

"Soal mencopot menteri kewenangan presiden. Saya yakin Jokowi pasti mencermati betul perkembangan kekisruhan ini," kata Adi kepada JPNN.com, Sabtu (26/2).

BACA JUGA: Peringatan! Bagi Pengguna Ponsel Android Hindari 21 Aplikasi Ini, Berbahaya

"Jokowi susah ditebak, dari dulu banyak menteri yang dianggap layak kena reshuffle, nyatanya tak diganti," sambung Adi.

Menurut dia, seharusnya jabatan menteri agama diduduki oleh tokoh yang tak pernah bikin gaduh.

BACA JUGA: Habib Rizieq Minta Menag Yaqut Dipecat dan Dipenjara

Selain itu, memiliki karakter tenang, dan bisa menenangkan suasana ketika berbicara.

"Sudah sering suara publik diabaikan. Makannya meski banyak masukan untuk perbaikan negara, tetap tak berkutik karena yang tentukan penguasa," ujar Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia itu.

Sebelumnya, Anggota DPD Sudirman mengatakan kontroversi pernyataan Menag Yaqut telah menimbulkan keresahan dan resistensi umat muslim kepada pemerintah.

Seharusnya, kata dia, Menteri Yaqut mengundurkan diri.

"Saya menyarankan Yaqut Cholil Qoumas lebih baik mundur dari jabatannya. Ini akan lebih terhormat daripada nanti diberhentikan secara tidak hormat," kata Sudirman di Banda Aceh, Jumat (25/2). (cr1/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Badai Hanya Bisa Bersandar dengan Kaki Berlubang, Penuh Darah, Rasain!


Redaktur : Rasyid Ridha
Reporter : Dean Pahrevi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler