Apes! Anggota Polisi Digebuki Warga

Jumat, 25 September 2020 – 13:37 WIB
Bripka Reza saat dijenguk Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji di IGD RSUD Bari. Foto: Palpos.id

jpnn.com, PALEMBANG - Bripka Muhammad Reza ketiban apes ketika mengejar pelaku jambret yang kerap meresahkan masyarakat di kawasan Monpera, Kamis (24/9) sekitar pukul 13.00 WIB.

Anggota Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang itu malah ikut digebuki warga.

BACA JUGA: Bu Seklur Netty Tewas Saat Kejar Jambret

Akibatnya, Bripka M Reza dilarikan ke ruang IGD RSUD Bari Palembang untuk mendapatkan perawatan.

Kejadian bermula ketika Bripka M Reza mengejar pelaku jambret di bawah Ampera yang jadi Target Operasi (TO).

BACA JUGA: Buron 10 Bulan, Andit Ditangkap Polisi saat Mengantar Ibu ke Pasar

Namun saat pelaku hampir berhasil ditangkap, Bripka Reza justru ikut dihajar warga karena sempat dikira sebagai kawanan jambret.

Saat itu, anggota Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang itu sedang berpatroli di Jalan Jenderal Sudirman.

BACA JUGA: Polisi Ungkap Fakta Kematian Mahasiswi Cantik dan Ibunya

Lalu anggota yang memang sedang mencari pelaku bernama Ebot tersebut, melihat target operasinya sedang bersama seorang pelaku jambret lainnya di Monpera.

Ebot dan kawannya yang melihat ada petugas langaung lari ke arah Bundaran Air Mancur dan berlari ke atas Jembatan Ampera.

Sementara rekannya berinisial RK melarikan diri ke arah Jalan Merdeka.

“Dia (Ebot) lari ke arah bundaran air mancur dan dia lari ke atas jembatan Ampera,” kata Bripka Reza saat dijenguk Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji di IGD RSUD Bari.

Sambungnya, ia dan petugas lainnya ketika itu berpencar terutama dirinya yang paling terjangkau ke pelaku Ebot yang lari ke atas jembatan Ampera.

“Di atas jembatan Ampera, pelaku ini (Ebot) naik angkot ke seberang Ulu. Saya nyetop ojek dan mengejar pelaku ini,” ungkap Reza lagi.

Sampai di seberang Ulu, pelaku turun dari angkot dan masuk ke Lorong Sabar, 8 Ulu, Jakabaring.

Bripka Reza pun mengejar pelaku yang masuk ke pemukiman warga itu.

Melihat ada kejar-kejaran, warga di Lorong Sabar ikut mengejar pelaku. Di situlah Reza kena apes karena dianggap teman pelaku dan akhirnya ikut digebuki.

“Awalnya warga mengira saya temannya pelaku ini dan saya sempat ikut dipukul. Saya teriak ‘woy! Saya polisi’. Baru setelah itu bubar dan pelaku ini berdarah-darah tapi masih selamat,” jelas Reza.

Bahkan, katanya, warga yang emosi membawa pisau dan parang lantas melayangkan ke tubuh pelaku.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji yang menjenguk Bripka Reza, mengapresiasi keberanian anak buahnya itu.

“Ini bagian dari risiko Polri dalam memberantas kejahatan. Alhamdulillah, anggota kami baik-baik saja dan tidak kurang suatu apa pun. Ini kerja yang bagus dan teladan untuk anggota yang lain,” puji Anom.

Polisi kini sedang melakukan pengembangan untuk memburu satu pelaku jambret lainnya yang sangat meresahkan warga. (Palpos.id/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler