Arema FC Butuh Pemain Berjiwa Singa Garang, Bukan Bintang

Senin, 18 Desember 2017 – 06:03 WIB
Aremania. Foto: Doli Siregar/dok.JPNN.com

jpnn.com, MALANG - Dalam urusan merekrut pemain baru, Arema FC memang tidak seagresif Sriwijaya FC dan Bali United.

Namun, tim pelatih Arema FC sudah berkomitmen untuk menjadikan tim ini sebagai tim berjiwa singa yang garang di setiap laga.

BACA JUGA: Puluhan Ribu Bonek Tuntut Pengembalian TMS Persebaya

Sebenarnya, Arema FC memiliki sejarah bagus meskipun pemain yang dimiliki bukan pemain bintang.

Pada musim kompetisi 2009/2010 atau persis sewindu yang lalu, Arema FC moncer meskipun tidak begitu memiliki nama beken.

BACA JUGA: Djanur Sodorkan Tiga Nama Pemain Asing ke Manajemen PSMS

Awalnya, belum banyak yang tahu nama-nama bintang seperti Arif Suyono, Dendi Santoso, dan Benny Wahyudi yang mengantarkan tim ini juara liga.

Bahkan, duo pemain asal Singapura, yakni Noh Alam Syah dan Muhammad Ridwan ketika itu juga tak banyak yang tahu.

BACA JUGA: Srdan Lopicic Susul Marlon da Silva ke Borneo FC

Namun, tim besutan Robert Rene Alberts yang ketika itu banyak diremehkan, justru menjelma menjadi salah satu tim yang garang.

Arema yang berstatus sebagai tim underdog sukses menjungkalkan tim-tim besar seperti Persipura Jayapura (2-1), Persija Jakarta (5-1), dan kemenangan di laga away melawan Persiwa Wamena (2-0).

Di akhir kompetisi, Arema sukses mengemas 73 poin dan mengukuhkan sebagai juara. Tim ini terpaut 6 poin dari saingan terdekatnya, Persipura Jayapura.

Hal itu seakan terulang kembali pada komposisi pemain Arema FC untuk menghadapi kompetisi Liga 1 pada 2018. Banyak pemain rekrutan Arema FC yang namanya belum mentereng.

Sebut saja Agil Munawar (eks PS TNI), Ridwan Tawainella (eks PSM Makassar), Rivaldy Bawuo (eks Kalteng Putra), Ahmad Nur Hardianto (eks Persela Lamongan), Joko Ribowo (eks Mitra Kukar), serta beberapa nama lain justru direkrut manajemen Arema FC.

Hal tersebut diungkapkan pemain Arema FC yang baru, yakni Joko Ribowo. ”Dulu saya tidak tahu namanya Dendi, Bustomi, dan lain-lain. Tapi, semenjak juara, mereka menjadi terkenal dan saya tahu,” katanya kemarin.

”Saya yakin itu akan terulang pada 2018,” imbuhnya.

Pelatih kepala Arema FC Joko ”Gethuk” Susilo enggan menyebut para pemainnya itu tidak memiliki nama besar.

”Siapa yang tidak kenal Dedik (Setiawan), dia diakui di sepak bola nasional. Siapa yang tidak kenal Junda (Irawan), dia pemain bagus dan diakui,” beber pelatih pemegang lisensi A AFC itu.

Menurut dia, semua komposisi pemain musim ini sudah masuk dalam rencana menghadapi kompetisi.

Menurut dia, para pemain pilihannya yang telah sukses diboyong ke Malang oleh pihak manajemen sudah sangat mumpuni untuk mengarungi kompetisi.

”Tentu, itu semua sudah masuk rencana,” imbuh pria asal Cepu tersebut.

Menanggapi target Arema FC di kompetisi dengan skuad yang sekarang, dia tetap memasang target tinggi. ”Targetnya tentu saja juara,” imbuh Gethuk.

Dengan demikian, dia tidak ingin timnya disebut sebagai tim medioker atau tim kelas menengah dan kelas bawah.

Menjadi juara juga diungkapkan Gethuk ketika disinggung target dalam kompetisi pramusim seperti Piala Presiden.

”Saya petarung, sebagaimana petarung di gelanggang,” imbuhnya mempertegas.

Menurut dia, semua kompetisi atau turnamen ditargetkan menang. ”Kalau tidak ingin menang, ya jangan masuk gelanggang,” tambah bapak 5 anak tersebut.

Sementara itu, salah satu pemain baru Arema FC, Rivaldy Bauwo juga optimistis menyambut kompetisi musim depan. ”Insya Allah pasti menjadi juara,” ucap Rivaldy.

Menurut dia, semua tidak ada yang tak mungkin. ”Yang penting usaha, kerja keras, dan berdoa. Itu saja,” imbuh eks pemain Kalteng Putra tersebut.

Sebagai pemain muda, dia mengungkapkan akan berusaha meraih hasil yang diinginkan klub berjuluk Singo Edan itu.

”Untuk sementara, saya ingin membantu dan memberikan yang terbaik bagi Arema,” imbuh pemain yang juga top scorer Liga 2 itu.

Dia menjelaskan, meski persaingan menempati posisi utama cukup sulit, dia tetap optimistis bisa bersaing.

Sementara itu, Media Officer Arema FC Sudarmaji menyatakan, kalau manajemen menargetkan tim ini bisa menembus papan atas.

”Target kami adalah berada di papan atas, segala persiapan sudah diawali. Beberapa posisi yang dibutuhkan sudah terisi, semoga jadwal kompetisi sesuai wacana yang berkembang,” katanya. (gg/c2/riq)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Terancam Jadi Tim Musafir, PSMS dan PSIS Cari Solusi


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler