Arema FC Dihajar Persela 4 Gol, Aji Santoso Bilang Begini

Senin, 22 Mei 2017 – 05:48 WIB
Pemain Arema FC Cristian Gonzales langsung lesu usai pertandingan saat melawan Persela Lamongan pada lanjuta Liga 1 Gojek Traveloka di Stadion Surajaya Lamongan, Minggu (21/5/2017). FOTO: Dipta Wahyu/Jawa Pos

jpnn.com, LAMONGAN - Arema FC menjadi bulan-bulanan Persela, kalah 0-4, dalam laga di Stadion Surajaya, Lamongan, kemarin (21/5). Ini merupakan kekalahan terbesar selama Arema FC dibesut Aji Santoso.

Torehan ini juga menjadi catatan memalukan saat Arema FC bersua tim berjuluk joko tingkir itu. Sebelumnya, dari lima pertandingan, Arema tiga kali menang dan dan dua kali seri.

BACA JUGA: Gila! Persela 4, Arema 0

Dari Radar Malang (Jawa Pos Group), kekalahan ini juga menjadi kekalahan terbesar sejak 2008. Pada tahun itu, Arema pernah kalah 0-5 atas Persipura Jayapura.

Setelah pertandingan, Pelatih Arema FC Aji Santoso tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Aji sama sekali tidak mengumbar senyum.

BACA JUGA: Arema FC vs Persela, Si Mantan Merasa Ada Ikatan Emosional

”Sepanjang saya melatih Arema FC, ini permainan terburuk, saya akan berusaha mengembalikan atau back to basic," kata pria yang tahun lalu menukangi Persela Lamongan ini.

Aji melanjutkan, dirinya akan membenahi permainan semua pemain agar tim ini bisa bermain bagus lagi, sebagaimana ketika Arema FC tampil ciamik di Piala Presiden 2017.

BACA JUGA: Arema FC v Persela, Aji Santoso: Ini Laga yang Sulit

Pada turnamen pramusim itu, Arema menjadu juara. Selain itu, kekalahan ini juga menunjukan keroposnya lini belakang setelah dua pemain andalan Bagas Adi Nugroho dan Arthur Cunha absen.

”Dua pemain yang cidera sangat mempengaruhi penampilan tim, kami akan evaluasi," imbuhnya.

Pemain belakang Jad Noureddine juga dinilai bermain buruk. Dia terkena kartu merah setelah menerima kartu kuning dua kali. Aji sangat menyesalkan permainan Jad yang kurang baik.

”Saya akan evaluasi untuk Jad, seharusnya pemain asing bisa berkontribusi yang maksimal kepada tim,” tambahnya.

Dalam pertandingan kemarin, sebenarnya Arema FC menguasai jalanannya pertandingan. Dari data litbang Jawa Pos Group, Arema FC mempunyai 62 persen penguasaan bola.

Sedangkan Persela hanya 38 persen. Hanya saja, serangan Arema FC ternyata sama sekali tak efektif. Ini ditunjukan dengan hanya satu tembakan yang terjadi.

Keroposnya lini belakang terlihat dengan mudahnya pemain Persela melakukan serangan balik. Pemain gesit seperti Saddil Ramdani, Fahmi Al Ayyubi, Kosuke Uchida dan Ivan Carlos dengan mudah mengobrak-ngabrik pertahanan Arema FC.

Gol Persela diciptakan Fahmi Al Ayyubi menit pada menit 11 dan 54. Ivan Carlos pada menit 29.’Pesta’ Persela ditutup oleh gol pemain yang pernah membela Arema FC yakni Syamsul Arif pada menit 73.

Pelatih Persela Lamongan, Heri Kiswanto memuji anak asuhnya yang berlain lepas dan mencetak empat gol.

”Semua pemain bermain baik, mereka termotivasi untuk menang karena laga sebelumnya selalu kalah dengan Arema,” kata Herkis, sapaan akrabnya.

Herkis menambahkan ini melajutkan tren positif setelah menang dari Persija di Lamongan dan menahan imbang Perserui di Serui. Pihaknya tidak ingin terlalu bangga, karena laga berikutnya masih padat.

”Kami berupaya mempertahankan tren postif ini, kokompakan tim sangat bagus,” pungkasnya.

Sementara itu, dari pantauan Radar Malang pemain dan pelatih Arema tertunduk lesu ketika naik bus dan di dalam bus.

Tidak ada permbicaraan selama perjalanan tim dari Stadion Surajaya menuju hotel Pesonna, Kabupaten Gresik.(asa/riq)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Akankah Aji Santoso Turunkan Dua Pemain Muda Ini Bersamaan?


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler