Arifin Panigoro Meninggal Dunia, Berikut Profil dan Kiprahnya

Senin, 28 Februari 2022 – 12:11 WIB
Arifin Panigoro meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di sebuah rumah sakit di Amerika Serikat pada Senin (28/2) WIB. Foto: Ricardo/JPNN.com. Foto: Antara

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Wantimpres sekaligus pengusaha minyak Arifin Panigoro meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di sebuah rumah sakit di Amerika Serikat pada Senin (28/2) WIB.

Berikut ini profil Arifin Panigoro, yang juga pendiri sekaligus bos Medco (Meta Epsi Pribumi Drilling Company).

BACA JUGA: Berita Duka, Arifin Panigoro Meninggal Dunia

Arifin dilantik Presiden Jokowi menjadi salah satu dari sembilan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) periode 2019-2024.

Pria berjuluk Raja Minyak Indonesia itu merupakan pemilik MedcoEnergi, perusahaan pertambangan minyak dan gas bumi swasta terbesar di Indonesia.

BACA JUGA: Ditelepon Jokowi, Arifin Panigoro Ungkap 2 Keinginan Sebelum Meninggal

Arifin merupakan lulusan Jurusan Elektro, Institut Teknologi Bandung pada 1972.

Arifin berasal dari keluarga besar Panigoro, Gorontalo.

BACA JUGA: Arifin Panigoro Meninggal Dunia, Moeldoko Kenang Perjuangan Almarhum Saat Soeharto Lengser

Panigoro merupakan salah satu marga Gorontalo asli yang tercatat telah digunakan sejak lama di provinsi itu.

Arifin Panigoro lahir di Bandung, Jawa Barat, 14 Maret 1945.

Dia memulai bisnisnya dari nol.

Arifin tercatatpernah menjadi kontraktor instalasi listrik door to door.

Setelah itu, dia memulai proyek pemasangan pipa kecil-kecilan.

Salah satu tonggak sejarah Medco ialah ketika membeli Stanvac yang dimenangkan melalui tender yang kemudian namanya diubah menjadi Expan.

Melalui terobosan tersebut, PT Stanvac tidak lagi dikuasai orang asing.

Sebab perusahaan minyak tertua di Indonesia itu sudah dimiliki sepenuhnya oleh Medco.

Arifin Panigoro juga sempat terjun ke dunia politik.

Dia pernah menjadi anggota DPR dari PDI Perjuangan 1999 untuk daerah pemilihan Kabupaten Tangerang.

Arifin sempat menjadi ketua DPP dan ketua Fraksi PDIP pada 2002-2003.

Dia terpilih lagi dari dapil Banten 1 yang saat itu meliputi Kabupaten Lebak, Pandeglang, Serang, dan Kota Cilegon.

Namun, Arifin Panigoro mengundurkan diri sebagai anggota DPR dan dari PDIP pada 2005.

Arifin Panigoro kemudian membentuk Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) bersama rekan-rekannya yang tergabung dalam Gerakan Pembaharuan PDIP.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut Arifin Panigoro tidak hanya dikenal sebagai pengusaha, tetapi juga merupakan tokoh pergerakan.

"Langkah-langkah politik yang diambil almarhum menunjukkan cintanya pada bangsa dan menjunjung tinggi toleransi," kata Moeldoko.

Di dunia sepak bola, Arifin juga dikenal sebagai penggagas munculnya Liga Primer Indonesia (LPI) pada Januari 2011.

Bagi Menteri BUMN Erick Thohir, Arifin Panigoro merupakan mentornya hingga dia sukses sebagai pengusaha.

"Turut berduka cita atas berpulangnya mentor saya, Pak Arifin Panigoro," ucap Erick Thohir melalui akun pribadinya di Instagram, Senin (28/2). (mar1/jpnn/berbagai sumber)


Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler