Arifinto Harus Dicopot dari MPP PKS

Senin, 11 April 2011 – 14:54 WIB

JAKARTA - Tokoh pendiri Partai Keadilan, Yusuf Supendi, menilai pengunduran diri Arifinto dari keanggotaan DPR RI belum cukup sebagai bentuk pertanggungjawaban setelah tertangkap kamera tengah menonton film pornoYusuf menyarankan PKS juga melengserkan Arifinto dari posisi Majelis Pertimbangan Partai (MPP).

Hal itu disampaikan Yusuf Supendi di depan ruang Badan Kehormatan (BK) DPR, Senin (11/4)

BACA JUGA: Film Porno Paksa Arifinto Lengser dari DPR

Yusuf mengaku sudah mengirim pesan singkat (SMS) ke Ketua Majelis Syuro PKS, Hilmi Aminudin pada Minggu (10/4) pukul 21.03
Isi SMS Yusuf Supendi itu adalah permintaan ke MPP PKS agar bertindak tegas terhadap Arifinto.

"Karena masalah etika, akhlak dan integritas moralitas, sampai kapan sih ente (Hilmi) mau membela Arifinto terus? Ente bakal belepotan, Ente PAW dan berhentikan dia (Arifinto) dari MPP

BACA JUGA: Fotografer Punya Data Lengkap

Itu namanya Ente pemimpin yang adil, tidak tebang pilih
Pilih kasih dan ketidakadilan itu sumber kehancuran," ujar Yusuf usai melaporkan anggota DPR dari PKS, Nasir Djamil ke BK DPR

BACA JUGA: Dewan Syariah Akan Panggil Arifinto



Yusuf yang disebut sakit jiwa oleh Nasir Djamil itu mengaku mendapat banyak dukungan publik termauk dari internal PKS untuk membongkar borok-borok di partai yang dirintisnyaNamun yang membuat Yusuf terpukul, karena berbagai aib yang menimpa partainya itu membuat sebagian ulama sudah mengajak pemilih agar pada 2014 nanti tidak lagi memilih PKS.

Yusuf menegaskan, masalah Arifinto sudah menjadi persoalan publikKarenanya publik pula yang nanti akan memberikan penilaian terhadap PKS termasuk pada Pemilu 2014

Yang menambahkan, persoalannya bukan pada folder atau email yang dibuka ArifintoNamun yang perlu dikedepankan adalah masalah kejujuran"Pengakuan sementara kan buka emailKalau ternyata buka folder itu namanya dusta alias kebohongan publikWallahu a'lam," pungkasnya.(ara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Koalisi LSM Daftarkan Gugatan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler