Arsjad Rasjid: Penghilangan PPNBM Berdampak pada Pemulihan Industri Otomotif

Jumat, 16 April 2021 – 20:38 WIB
Calon Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid bersilaturahmi dengan Ketua Umum Kadin Provinsi DKI Jakarta Diana Dewi beserta jajaran pengurus Kadin se-Jakarta di Kantor Kadin DKI Jakarta, Jumat (16/4/2021). Foto: Dok. Kadin

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Arsjad Rasjid mengatakan pertumbuhan ekonomi dalam negeri mulai berangsur pulih dari dampak pandemi Covid-19. Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi oleh kebijakan-kebijakan pemerintah.

“Pemerintah cukup jeli melihat pemasalahan-permasalahan yang ada di setiap industri, dan bisa mengambil kebijakan yang tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut,” ujar Arsjad Rasjid pada acara buka bersama yang digelar di Kantor Kadin DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (16/4/2021),.

BACA JUGA: Respons Ketua DPD RI Tentang Kebangkitan Kembali Industri Otomotif

Menurut Arsjad, penghilangan  PPNBM dapat mendorong industri otomotif bisa terus bergerak.

“Jadi, saya rasa pemerintah juga melihat, dan selalu melihat bagaimana yang terbaik sebagai obat, setiap penyakit yang ada pada setiap industri,” ujar Arsjad.

BACA JUGA: Jokowi Ungkap Industri Otomotif Mulai Bangkit

Wakil Ketua KADIN Arsjad Rasjid memberikan bantuan utnuk mendukung program kerja Kadin Provinsi DKI Jakarta pada acara silaturahmi da buka puasa bersama di Jakarta, Jumat (16/4). Foto: Dok. Kadin

BACA JUGA: KRI Karang Tekok-982 Resmi Pensiun dari Dinas Aktif TNI AL

Untuk menanggulangi terganggunya pertumbuhan ekonomi akibat pandemi Covid-19, menurut Arsjad, dibutuhkan kesehatan dari masyarakat.

Arsjad Rasjid yang juga kandidat Ketua Umum KADIN itu mengatakan negara yang rakyatnya sudah terbebas dari virus akan lebih mudah keluar dari permasalahan ekonomi.

“Saya percaya kita semua harus sehat dulu, kita harus pulihkan dan bangkitkan ekonomi," katanya.

Oleh karena itu, menurutnya vaksinasi adalah hal yang harus didukung oleh semua pihak. Dia juga mengimbau kepada semua pihak untuk mengurangi perpecahan dan bersatu untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada.

“Kita harus bersatu, jangan tidur karena kita hadapi ini seperti perang, kita harus sadar itu,” ujarnya.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler