ART Acungi Jempol untuk Ketegasan Kapolri Jenderal Listyo Sigit

Senin, 12 September 2022 – 23:32 WIB
Anggota Komite I DPD RI Abdul Rachman Thaha (ART) dukung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bertindak tegas terhadap oknum polisi yang melanggar aturan. Foto: source for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Anggota DPD RI Abdul Rachman Thaha mengacungi jempol untuk ketegasan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang akan mencopot oknum pimpinan dan anggota Polri yang mencederai rasa keadilan masyarakat.

Dia berharap pernyataan Jenderal Listyo yang akan menindak tegas oknum polisi yang masih bermain-main dalam penegakan hukum, lahir dari lubuk hati paling dalam.

BACA JUGA: Kapolri Jenderal Listyo: Tak Ada Teguran Lagi, Langsung Copot!

"Saya sangat men-support dan mengacungkan jempol terhadap penyataan tegas Saudara Kapolri," kata senator yang beken disapa dengan inisial ART itu kepada JPNN.com, Senin (12/9).

Mantan aktivis HMI itu menilai pernyataan Kapolri itu sekaligus menjadi peringatan bagi pimpinan Polri agar jangan coba-coba memberikan perintah yang bertentangan dengan aturan kepada bawahan.

BACA JUGA: Kelakuan Oknum Polisi Ini Merusak Citra Institusi, Wakapolres Sampai Minta Maaf

Terlebih lagi, Jenderal Listyo menyatakan tidak ada lagi teguran bagi oknum pimpinan Polri yang berbuat demikian, tetapi akan langsung dicopot. Saksi serupa juga berlaku bagi polisi yang terlibat penyakit masyarakat, seperti narkoba dan judi.

"Tentunya sikap tegas Saudara Kapolri perlu didukung dan dikawal sehingga perbaikan institusi Polri ke depan akan terwujud," ujar anggota DPD asal Sulawesi Tengah (Sulteng) itu.

BACA JUGA: Suharso Blak-blakan kepada Dahlan Iskan: Posisi Saya Sulit

Abdul Rachman juga menyinggung soal banyaknya aspirasi masyarakat yang mengeluhkan penegakan hukum di daerah, terutama soal tambang ilegal, kasus tanah, narkoba, hingga perjudian.

"Tentunya ini akan kami sampaikan nanti saat rapat kerja dengan Kapolri. Teman-teman dari Komite 1 DPD RI banyak mendapatkan pengaduan setelah reses," ucapnya.

Rachman berharap perkataan Kapolri Jenderal Listyo juga cermati oleh oknum pimpinan maupun anggota Polri di daerah.

"Terutama bagi oknum di daerah yang masih merasa berkuasa dan merasa hebat. Ini untuk kepentingan memperbaiki institusi kepolisian. Siapa lagi yang menyelamatkan Polri ini kalau bukan Saudara Kapolri sekarang," tutur Rachman.

Oleh karena itu, Anggota Komite I DPD RI itu berharap Jenderal Listyo dapat meninggalkan legacy untuk kepemimpinan Polri di masa mendatang.

"Semoga Saudara Kapolri meninggalkan sebuah Legacy yang akan lebih baik lagi buat institusi Polri," kata Abdul Rachman Thaha.

BACA JUGA: Kasus Janda Tewas di Basement DPRD Riau, Ada Bocoran soal Asmara, Begini

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya menegaskan komitmennya untuk bersikap tegas demi menjaga rasa keadilan masyarakat.

Dia bahkan akan langsung memproses dan menindak tegas anggota yang yang mencederai rasa keadilan masyarakat.

"Kalau ada laporan, saya tidak perlu tegur lagi, langsung saya proses, saya langsung copot. Ini berlaku untuk semuanya, apakah itu polki apakah itu polwan," ucap Listyo dalam video yang dibagikan akun @listyosigitprabowo di Instagram.

Jenderal bintang empat itu menyampaikan tindakan tegas dilakukan demi melindungi 430 ribu anggota Polri dan 30 ribu PNS yang telah bekerja dengan baik, membangun Korps Bhayangkara yang makin dipercaya oleh masyarakat.

"Saya harus mencopot, saya harus menindak, terhadap rekan-rekan yang melakukan pelanggaran-pelanggaran dan ini terus saya ulang-ulang karena saya sayang dengan 430.000 polisi yang telah bekerja dengan baik dan 30.000 PNS yang juga bekerja dengan baik," ujar Kapolri. (fat/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler