Arus Mudik Diperkirakan Menumpuk di Pantura

Sabtu, 11 Juli 2015 – 00:17 WIB

jpnn.com - PEKALONGAN - Pekalongan jadi salah satu kota yang paling sibuk saat musim mudik tiba. Seperti yang terjadi selama ini, para pemudik selalu memenuhi jalur pantura yang membelah kota Pekalongan.

Tidak adanya jalan lingkar di Pekalongan, serta berfungsinya jalur tol lintas jawa membuat mudik tahun ini akan memberi dampak yang agak berbeda untuk ota Pekalongan.

BACA JUGA: Sopir Pakai Narkoba, Begini Nasib Penumpang

Para pemudik dari arah barat, yang sebagian besar berasal dari Jakarta dan sekitarnya, diperkirakan akan mulai memenuhi jalur mudik sejak H-7. Dengan adanya tol lintas jawa dari Cipali ke Kanci, lalu dari Pejagan hingga gerbang tol terakhir di Pemalang, maka diharapkan dapat mengurangi beban jalur pantura.

Namun seperti yang diutarakan oleh Kepala Dishuparbud Pekalongan, Doyo Budi Wibowo, kepada Radar Pekalongan, bahwa kemacetan akan berpindah dari Jawa Barat ke Jawa Tengah.

BACA JUGA: Kisah Sedih Pasutri Cleaning Servis yang Anaknya Diperlalukan Bak Pembantu

"Semua kendaraan, baik yang melewati pantura Jawa Barat ataupun tol lintas jawa di jalur tengah, akan bertemu di jalur Pantura Jawa Tengah. Bila di Jabar akan cenderung lancar, maka di titik pertemuan yang berada di Jateng kemungkinan akan terjadi penumpukan. Disinilah kesiapan Pekalongan sebagai kota yang dilewati jalur pantura diuji," jelasnya.

Sebelumnya, Polres kota Pekalongan dan Dishub telah menguraikan titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi kemacetan di Pekalongan saat arus mudik. Di lokasi-lokasi tersebut diperkirakan akan terjadi penumpukan kendaraan yang dikarenakan beberapa hal.

BACA JUGA: Pakde Karwo: 10 Persen Sisanya Brintik-brintik sedikit, Tidak Ada Jeglongannya

Contohnya di jalan KH. Mansyur dimana di lokasi terdapat perlintasan rel kereta api. Sedangkan di Grogol diperkirakan terjadi kemacetan karena terdapat penyempitan jalan saat memasuki jembatan sebelah barat persimpangan.

Beberapa persiapan telah dilakukan oleh pihak-pihak terkait. Dalam Rakor persiapan Operasi Ketupat Candi (7/7) diketahui jika dari Tirto akan ada dua lapis jalur alternatif melewati jalan Imam Bonjol dan lebih ke timur melewati jalan Perintis Kemerdekaan.

Dua jalur alternatif tersebut selanjutnya akan bertemu di jalan Manggis dan terus hingga arah Setono, yang berujung ke jalan Ki Mangun Sarkoro tembus ke Batang.

Namun bertemunya dua lapis jalur alternatif di jalan Manggis berpotensi menciptakan penumpukan kendaraan karena adanya persimpangan lima jalan serta penyempitan jalan saat memasuki jembatan di depan kantor PLN Pekalongan di jalan Manggis.

Selain jalur alteratif, juga dipersiapkan 'rekayasa' arus lalu lintas. Doyo mencontohkan di sepanjang jalan Jenderal Sudirman akan dipasangi barikade 'bambu cone' agar tidak terjadi kemacetan yang diakibatkan oleh banyaknya kendaraan warga yang menyeberang masuk antara jalan atau gang di sekitar jalan Jensud.

"Barikade di jalan Jensud kemungkinan akan kami pasang H-5," ucapnya. Penambahan rambu lalu lintas juga telah diupayakan, seperti lampu lalu lintas yang kini telah ada di persimpangan jalan Dr Sutomo. "Termasuk pengaturan timer lampu rambu lalu lintas yang diatur sedemikian rupa mengutamakan para pengguna jalan pantura," lanjut Doyo.

Sedangkan untuk memantau kondisi lalu lintas, didirikan pos maupun posko di banyak titik. Contohnya Posko Pelayanan Lebaran oleh Polres yang berada di jalan Merdeka yang telah difungsikan sejak kamis (9/7). Nantinya fungsi pemantauan secara 'live' akan dikombinasikan dengan ATCS (Area Traffic Control System).

Terpantau juga oleh Radar (10/7), beberapa rest area untuk tempat istrahat para pemudik juga telah dibuka. Terutama di daerah Tirto dan Gamer. Cukup banyak lapak yang telah bermulti fungsi menjadi rest area. Beberapa posko dari kepolisian pun juga difungsikan menjadi rest area. Para pemudik tak usah khawatir saat melewati Pekalongan karena cukup banyak tersedia tempat untuk melepas lelah.

Segala persiapan yang telah diupayakan tersebut, diyakini dapat membuat arus mudik di pantura Pekalongan akan berjalan lancar. Para pemudik juga diharapkan merasa nyaman saat melewati maupun saat singgah di Pekalongan.

Hingga Jumat sore (10/7), kondisi jalur Pantura di Pekalongan tergolong ramai lancar. Terutama di beberapa titik seperti di persimpangan Tirto, di jalan Merdeka, dan di simpang Grogol. Sebelumnya diperkirakan bahwa puncak arus mudik akan terjadi antara H-3 atau H-2. (ap12)

 

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Barang Elektronik di 3 Dusun Rusak Masal, Ibu-ibu Sandera Para Petugas PLN


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler