AS akan Telepon Putin Untuk Pertama Kalinya

Sabtu, 28 Januari 2017 – 09:07 WIB
Vladimir Putin. Foto: sputnik international

jpnn.com - jpnn.com -Dua pemimpin dunia, Vladimir Putin dan Donald Trump bakal telepon-teleponan untuk pertama kalinya sejak Trump menjadi Presiden Amerika Serikat, Sabtu (28/1) waktu Washington.

Salah seorang pejabat senior di Gedung Putih mengatakan, Trump pernah mengatakan bahwa dirinya akan meninjau sanksi terhadap Rusia yang dijatuhkan pendahulunya, Barack Obama, sebagai bagian dari pemulihan hubungan dengan Rusia. Obama menjatuhkan sanksi kepada Rusia berkaitan dengan pencaplokan atas wilayah Krimea.

BACA JUGA: Aktris Iran Boikot Academy Awards

Nah, Reuters melansir, percakapan mereka disebut-sebut akan didominasi pembahasan sanksi yang Washington jatuhkan kepada Rusia terkait konflik di Ukraina.

Namun, langkah peninjauan kembali itu diprediksi menghadapi resistensi dari para tokoh berpengaruh di Washington dan para pemimpin Barat.

BACA JUGA: Trump Setop Penerbitan Visa 7 Negara Islam

Di antara banyak sanksi AS, yang paling mengusik Rusia adalah yang menargetkan layanan keuangan, membatasi kemampuan ekonomi Rusia untuk menaikkan utang, dan menyasar perusahaan-perusahaan energi Rusia.

Pada hari yang sama ia berbicara kepada Putin, Trump akan melanjutkan percakapan via telepon dengan Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Prancis Francois Hollande.

BACA JUGA: Langgar Hukum Internasional, Israel Dikecam PBB

Juru bicara Gedung Putih, Sean Spicer, menjelaskan hal itu lewat akun media sosial twitter miliknya. Hollande dan Merkel dipastikan bakal berpendapat bahwa masih terlalu dini untuk meringankan sanksi atas Rusia.

Sedangkan pembantu senior Trump, Kellyanne Conway, mengatakan dalam wawancara dengan televisi AS pada hari Jumat, Trump dan Putin kemungkinan akan membahas berbagai isu, termasuk upaya bersama memerangi terorisme.

Juru bicara Putin, Dmitry Peskov, mengatakan pemimpin Rusia itu akan memanfaatkan komunikasi langsung perdananya dengan Trump untuk mengucapkan selamat atas pelantikannya sebagai Presiden AS, sekaligus bertukar pandangan mengenai hubungan AS-Rusia.

"Ini adalah kontak telepon pertama sejak Presiden Trump menjabat, jadi kami tidak harus mengharapkan bahwa itu akan melibatkan diskusi substantif di berbagai isu. Mari kita bersabar," ujar Peskov. (ald/rmol/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Gedung Putih Tuding Media Punya Rencana Gulingkan Trump


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler