AS dan Korsel Ajak Korut Kembali ke Six Party

Sabtu, 25 Oktober 2014 – 12:32 WIB
AS dan Korsel Ajak Korut Kembali ke Six Party. Foto: istimewa

jpnn.com - AMERIKA Serikat dan Korea Selatan sepakat untuk mendesak Korea Utara agar mau kembali ke pembicaraan enam pihak atau dikenal dengan istilah six party talks, demi membahas masalah progman nuklirnya. 

"Para menteri sepakat bahwa denuklirisasi Korea Utara sangat penting untuk perdamaian dan keamanan di Semenanjung Korea," kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat John Kerry dan Menlu Korea Selatan Yun Byung-se dalam penyataan bersama yang dibuat usai menggelar pertemuan di Washington Jumat (24/10).

BACA JUGA: Paspor Picu Penembakan di Parlemen

Pernyataan bersama dua menlu negara sekutu itu juga mendesak agar Korea Utara kembali ke meja perundingan untuk membahas denuklirisasi Semenanjung Korea. 

Sementara itu Kerry menegaskan, bahwa pihaknya membuka diri untuk berdialog dengan Korea Utara. Namun Kerry sendiri agaknya mengesampingkan kehadiran ribuan militer Amerika Serikat di Asia terutama di Korea Selatan yang menjadi salah satu penghalang keberlanjutan dialog dan perundingan. 

BACA JUGA: 43 Mahasiswa Diculik, Gubernur Guerrero Mundur

Perlu diketahui, six party talks merupakan perundingan yang melibatkan enam negara yakni Korea Utara, Korea Selatan, Tiongkok, Jepang, Rusia, dan Amerika Serikat. Perundingan yang diinisiasi oleh Tiongkok sejak tahun 2003 lalu itu dibuat dengan tujuan mencari solusi bagi Semenanjung Korea. 

Namun perundingan itu terhenti sejak tahun 2008. Amerika Serikat menolak memulai kembali perundingan kecuali Korea Utara menghentikan program nuklirnya terlebih dahulu. Sedangkan Korea Utara menilai, sikap bermusuhan Amerika Serikat merupakan ganjalan utama untuk memulai kembali perundingan. 

BACA JUGA: Pemimpin Partai Islam di Bangladesh Tutup Usia

Pertemuan kedua menlu itu juga membahas soal rencana penundaan pengiriman pasukan kontrol Amerika Serikat ke Korea Selatan yang semula dijadwalkan akan dilakukan pada tahun 2015. (rmo/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... 200 Gadis Belum Dibebaskan, Boko Haram Culik Lagi 60 Orang


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler