Ascend Mate7, Ponsel Cerdas dengan Sensor Sidik Jari

Minggu, 19 Oktober 2014 – 05:37 WIB
Huawei Ascend Mate7 yang diluncurkan kemarin malam di Hotel JW Marriot, Jakarta. Foto Yessy Artada/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - PT Huawei Tech Investment (Huawei Indonesia) meluncurkan produk teranyarnya, yakni Ascend Mate7. Ponsel pintar ini menawarkan teknologi yang tercanggih karena merupakan smartphone pertama yang digerakkan oleh chipset super eight-core Kirin 925 SoC, yang menggunakan intelligent switching  untuk memberikan keseimbangan antara performa dan daya.

Untuk tampilan luar, Huawei Ascend Mate7 ini terbuat dari 95 persen logam dan bagian dalam terbuat dari alumunium untuk mengurangi panas secara cepat dan ditawarkan dengan tiga warna, moonlight silver, obsidian black dan amber gold.

BACA JUGA: Makin Nyaman Bekerja di Kantor Terbuka dengan Heatset Jabra Evolve

Smartphone berukuran 6 inci dan berat 185 gram ini menggunakan sensor sidik jari one-touch untuk mengenali sidik jari pengguna tanpa perlu menekan tombol apapun, yang memungkinkan orang lain tak bisa mengakses handphone pengguna. Huawei Ascend Mate7 memastikan data pribadi pengguna ada pada tempatnya privat dan aman.

"Semua data sidik jari di Mate7 pengguna akan dienkripsi dan disimpan dengan aman, sehingga tidak ada pihak ke-tiga yang bisa mengakses data pengguna. Segala aplikasi yang memiliki informasi sensitif dapat dikunci dan dibuka melalui sensor sidik jari atau dengan seizin pemilik menggunakan Visitor Mode," ucap Head of Consumer Business Group Huawei Indonesia, Nick Lee di Jakarta, Sabtu (18/10).

BACA JUGA: Misi Terselubung Kehadiran Mark Zuckerberg ke Indonesia

Ascend Mate7 ini dilengkapi dengan  headphone noise reduction, yakni teknologi yang mengurangi kebisingan untuk memblokir suara lain dan memberikan suara yang jelas dan jernih untuk mendengarkan musik, film, dan panggilan.

Selain itu, Huawei Ascend Mate7 ini memungkinkan pergantian antena dengan pintar untuk mendeteksi sinyal terkuat, memilih sumber yang terbaik untuk mengirim atau menerima data. Sehingga mengurangi kemungkinan panggilan terputus.

BACA JUGA: WeChat 5.4 Kini Terintegrasi dengan Akun LinkedIn

Dengan didukung baterai 4100 mAh lithium polymer, pengguna dapat melihat dan berbagi media lebih lama. Ditambah super power-saving mode  yang mengalokasikan 10 persen sisa baterai ke mode standby selama 24 jam.

"Smartphone ini juga dilengkapi fitur teknologi Cat6 4G LTE dan kecepatan rata-rata unduh sampai 300 Mbps, Huawei Ascend Mate7 ini memungkinkan pengguna dapat melakukan streaming  tanpa gangguan dan juga mengunduh video HD dalam hitungan detik," katanya.

Dengan FHD LPTS 6 inci, Ascend Mate7 menampilkan gambar yang lebih luas dan tajam. Untuk kamera, ponsel ini memiliki 13 Mp di bagian belakang, serta 5 Mp untuk kamera depan dan dijual dengan harga Rp 6,499 juta. (chi/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Praktik Penjualan Handphone yang Patut Diwaspadai


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler