Astaga 873 Kasus Demam Berdarah Menyerang Warga

Jumat, 30 September 2016 – 06:15 WIB
Ilustrasi. Foto: dok, JPNN

jpnn.com - JOMBANG---Memasuki musim hujan ancaman serangan wabah demam berdarah dengue (DBD) di Jombang mulai meningkat. Peningkatan ini terjadi sejak satu bulan terakhir.

Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan saat ini sudah ada 873 kasus demam berdarah dengan jumlah angka kematian 11 kasus.

BACA JUGA: Hayo Ngaku, Siapa Wanita Berjaket Membuang Bayi di Depan Pintu?

Kenaikan pasien ini diprediksi akan terus meningkat seiring dengan mulai  memasuki musim penghujan.

Setiap bulannya di RSUD Jombang ini  masih ada sekitar 45-50 pasien anak-anak yang positif menderita serangan nyamuk demam berdarah.

BACA JUGA: Ngeri, Ada Potongan Alat Vital Pria di Jalur Pantura

Mereka terus mendapatkan perawatan intensif saat tim medis memastikan trombosit pasien berkurang. Memasuki musim penghujan ini, pasien cenderung mengalami kenaikan antara 5 hingga 10 persen.

Diana, ibu pasien, mengatakan, anaknya menderita demam berdarah usai mengalami gejala panas tinggi.

BACA JUGA: Hii... Mayat Wanita Tanpa Busana Malah Dikira Boneka

Di ruang HCU Ruang Seruni ini, anaknya dipastikan menderita demam berdarah karena kondisi trombositnya menurun. 

Dr Heri Wibowo, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, mengatakan tercatat dari bulan Januari hingga September ini sudah ada 873 kasus demam berdarah yang masuk catatan dinas.

“Dari jumlah itu, terdapat 11 penderita yang meninggal dunia. Diprediksi memasuki musim penghujan ini penderita akan naik” ujar Heri.

Untuk mengantisipasinya, dinas akan terus gerakan pencegahan dan penanggulangan.

Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Kesehatan menghimbau warga untuk terus menjaga kebersihan untuk memotong rantai serangan nyamuk demam berdarah.

Langkahnya dengan melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk menguras menutup dan mengubur barang yang bisa mengenang dan menjadi tempat tumbuhnya jentik.(end/flo/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Imron Berenang Sejauh 4 Km Cuma Mengandalkan Tangan Kanan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler