Asuransi Cargo Tumbuh 15 %

Kamis, 03 Juni 2010 – 15:41 WIB
JAKARTA -PT Asuransi Astra Buana menargetkan pertumbuhan premi sebesar 15 persen untuk Asuransi Alat Berat (AAB) dan Cargo di 2010“Sepanjang 2009, total premi yang dibukukan AAB sebesar Rp 152 miliar

BACA JUGA: BUMI Catatkan Untung USD 96,8 Juta

Dan tahun ini kami menargetkan premi tumbuh 15 persen menjadi sekitar Rp 170 miliar,” kata Andreas Manik, General Manager PT Asuransi Astra Buana di Jakarta.

Optimisme tinggi menghinggapi perseoran dalam menggapai target pertumbuhan premi 2010
”Kami optimistis target yang dicanangkan perseroan tercapai

BACA JUGA: Incar 64.000 Penumpang ke Amsterdam

Sebab makin banyak areal pertambangan dibuka maka semakin meramaikan bisnis penyewaan alat berat
Hal itu tentu menjadi peluang yang baik bagi bisnis asuransi alat berat,” tuturnya.

Andreas mengklaim, Asuransi Astra Buana mempinpin market share khusus asuransi alat berat di Indonesia

BACA JUGA: Sanksi Berat Bagi Importer Sapi Ilegal

“Saat ini belum ada catatan yang tepat mengenai market share total asuransi alat beratTapi menurut tim intelijen kami, posisi Asuransi Astra Buana terdepan untuk market share asuransi alat beratYa sekitar 62 persen,” bebernya.

Saat ini, katanya, populasi asuransi alat berat perseroan sebagian besar masih didominasi di wilayah kalimantan”Sekitar 60 persen populasi asuransi alat berat kami ada di wilayah Kalimantan,” tandasnya.

Sementara untuk asuransi pengangkutan (Cargo), pihaknya menargetkan pertumbuhan premi di 2010 sebesar 15 persen”Untuk cargo, kami ekspetasi premi bertumbuh sebesar 15 persen juga dari Rp 62 miliar di 2009 menjadi sekitar Rp 70 miliar tahun ini,” terang Andreas.

Lebih jauh ia mengatakan, market share Asuransi Astra Buana untuk cargo sekitar 28 persen”Menurut data Bapepam, total premi untuk cargo sebesar Rp 2,2 triliunUntuk market share kami, tinggal dibagi saja antara perolehan premi di 2009 dengan data Bapepam tersebut,” ungkapnya.

Dari total premi yang dibukukan perseroan, asuransi alat berat menyumbang 7,7 persen dan cargo sebesar 2,8 persen”Sebagian besar total pendapatan premi kami masih disumbangkan kendaraan bermotor sebesar Rp 1,4 triliun dari premi total sebesar Rp 452,57 triliun di 2009,” pungkasnya(snd/aj/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... ZP Bidik Transaksi Online Rp 1 triliun


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler