Asyik, Rebutan Ribuan Dolar Singapura yang Tercecer di Pantai

Jumat, 14 Agustus 2015 – 00:49 WIB
ilustrasi

jpnn.com - LINGGA - Warga Neraca, Desa Sedamai, berlomba-lomba memungut uang dolar Singapura di pantai dekat rumah mereka. Diantara warga yang mencari uang di lokasi tersebut ada yang pulang dengan mengantongi uang dolar Singapura dengan nilai perlembar 1000 dolar dan 500 dolar, hingga 20 lembar.

Menurut informasi yang didapat Batam Pos, dolar Singapur pecahan seribu tersebut ditemukan salah seorang warga tercecer di pantai. Setelah itu warga beramai-ramai mencari lembaran dolar Singapur tersebut. 

BACA JUGA: Tiga Koruptor Dana PNPM Dijebloskan ke Rutan Purbalingga

Alhasil, sejumlah warga yang beruntung mengantongi dolar Singapur tercecer itu beragam, ada yang mendapat hingga 20 lembar ada juga yang beruntung mendapatkan 18 lembar, ada yang lima lembar dan beragam jumlahnya dari pecahan 100 dolar dan 500 dolar.

Erwan warga sekitar mengatakan bahwa warga telah mengerumuni pantai tersebut sejak pagi hari. Mereka yang beruntung dapat mengantongi dolar Singapur hingga puluhan lembar.

BACA JUGA: Pembuat Sekaligus Edarkan Uang Palsu Diringkus

Menurut keterangan warga lainnya, sehari sebelum ditemukan dolar tercecer itu, rumah Almarhum H Daut dibersihkan oleh sanak saudaranya. Seluruh barang hingga lemari tua turut dibuang ke laut sehingga dugaan warga sekitar kalau  uang tersebut terikut dalam sampah dan lemari yang dibuang itu.

Namun salah satu keluarga H Daut membantah hal tersebut dengan mengatakan jika seluruh barang yang dibersihkan adalah sampah bukan uang dolar yang jadi rebutan warga sekitar.

BACA JUGA: Ahok: Dana Rehab SMPN 159 Sangat Kelewatan

Belum tau pasti asal usul uang tersebut namun warga Neraca banyak mendapatkan uang dolar singapur tersebut. Jika per-dolar sama dengan Rp 10 ribu, maka warga yang mendapat 20 lembar pecahan 1000 dolar maka warga tersebut menemukan uang senilai Rp 200 juta di pantai. (wsa)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Wagub Aceh: Apa Salahnya Jika Warga Kita Beristri Muslim Rohingya


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler