Awal Puasa dan Lebaran Tahun Ini Kompak

Kamis, 16 Maret 2017 – 04:54 WIB
Petugas rukyat memantau bulan melalui teleskop. Ilustrasi Foto: Miftahul Hayat/dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin menjelaskan, awal puasa atau 1 Ramadan dan 1 Syawal tahun ini kemungkinan kompak pada 27 Mei.

Thomas mengatakan ketika awal puasa jatuh pada Sabtu, 27 Mei, maka umat Islam di tanah air mulai menjalankan solat tarawih pada Jumat, 26 Mei.

BACA JUGA: Di Banten, Harga Barang Signifikan Naik

Dia mengatakan penetapan awal puasa 1438 H/2017 M baik kriteria wujudul hilal yang dipakai Muhammadiyah maupun imkanul rukyat oleh Nahdlatul Ulama sama-sama jatuh pada 27 Mei.

“Jadi memang insyallah bareng,’’ kata dia di Jakarta kemarin (15/3).

BACA JUGA: Pengalaman Ulama Suni Belajar di Komunitas Syiah Iran (1)

Selain itu Thomas juga menjelaskan bahwa 1 Syawal atau lebaran juga hampir bisa dipastikan akan kompak juga.

Yakni jatuh pada Minggu, 25 Juni. Dengan demikian umat Islam mulai mengumandangkan gema takbir pada Sabtu, 24 Juni.

BACA JUGA: Anang Curhat Lewat Separuh Jiwaku Pergi

Meskipun sudah bisa diprediksi, Thomas berharap masyarakat tetap menunggu keputusan resmi dari Kementerian Agama (Kemenag).

Tradisi Kemenag selama ini adalah melakukan sidang isbat terlebih dahulu, sebelum menetapkan awal puasa maupun lebaran.

Sementara itu Sekretairs Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengatakan PP Muhammadiyah telah mengeluarkan hasil hisab wujudul hilal.

Hasilnya awal bulan Ramadan 1438 H jatuh pada 27 Mei. Hasil perhitungan hisab menyebutkan saat dilakukan pemantauan hilal pada 26 Mei nanti, tinggi hilal berada di sekitar tujuh derajat.

Terkait dengan proses sidang isbat yang akan digelar oleh Kemenag nantinya, Mu’ti mengatakan PP Muhammadiyah akan menghadirinya.

Dia berharap Kemenag tetap menjalankan sidang isbat seperti beberapa tahun terkahir.

Di antaranya sidang utama dilaksanakan tertutup dari peliputan media.

Tujuannya adalah menghindari publikasi jika ada perdepatan atau perbedaan pandangan di dalam persidangan.

’’Syarat ini untuk kemaslahatan bersama,’’ jelasnya. (wan)

 


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Awal Puasa   Ramadan   Hilal  

Terpopuler