Awas! Begal Juga Menggila di Daerah, Mahasiswa pun Tewas

Jumat, 27 Februari 2015 – 06:35 WIB

jpnn.com - PROBOLINGGO - Aksi sadis begal tak hanya terjadi ramai di Jakarta dan sekitarnya. Nahas juga menimpa Bachrudin, 25, warga Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo. Mahasiswa jurusan teknik universitas swasta itu ditemukan tergeletak dengan sejumlah luka bacok di tubuh pada Rabu (25/2) di area pinggir area persawahan di Desa Ngepoh, Kecamatan Dringu, Probolinggo. 

Meski korban sempat dirawat di rumah sakit, nyawanya tidak tertolong.

Motif peristiwa itu belum dipastikan. Apalagi tidak ada saksi yang mengetahuinya. Namun, hilangnya motor korban di lokasi memunculkan dugaan bahwa korban mengalami pembacokan begal yang kerap terjadi di wilayah tersebut.

Suparman, sepupu Bachrudin, menjelaskan bahwa keluarga mengetahui kejadian itu setelah dihubungi perangkat Desa Ngepoh Rabu malam lalu tentang keberadaan korban di rumah sakit. Dia menambahkan, malam sebelum kejadian, korban pamit keluar selepas magrib dengan mengendarai Yamaha Vixion putih.

Sekitar pukul 22.00, keluarga memperoleh kabar dari perangkat Desa Ngepoh bahwa korban tengah dirawat di Rumah Sakit Wonolangan, Dringu. Keluarga lantas menuju rumah sakit.

Berdasar penjelasan perangkat Desa Ngepoh kepada Suparman, malam itu perangkat desa mendengar teriakan minta tolong dari area persawahan. ''Setelah didatangi, ternyata saudara saya itu sudah luka-luka dan akhirnya dibawa ke rumah sakit,'' ujar Suparman.

Sayangnya, mahasiswa jurusan teknik universitas swasta itu mengembuskan napas terakhir pukul 02.00. ''Kata dokter, meninggal karena kehabisan darah,'' jelasnya.

Anak satu-satunya dari pasangan Hasan Zainudin dan Sentit tersebut menderita luka-luka di lengan, punggung, dan kepala. Sebelum dibawa pulang, Rudi -panggilan Bachrudin- dibawa ke RSUD dr Moch Saleh untuk divisum.

Suparman kali terakhir melihat Rudi sekitar 5 hari lalu. Sehari-hari Rudi dikenal sebagai sosok yang pendiam. ''Dia tidak banyak bicara,'' terangnya. Di rumah duka kemarin, tampak banyak tetangga korban yang melayat. (put/aad/bh/mas)

BACA JUGA: Nama Bupati Enthus Dicatut untuk SMS Transfer Uang

BACA ARTIKEL LAINNYA... Eksekusi Belum Pasti, Tapi Ada Tambahan Jumlah Peti Mati


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler