Eksekusi Belum Pasti, Tapi Ada Tambahan Jumlah Peti Mati

Satu Peti Berukuran Jumbo Dikabarkan untuk WNA Terpidana Mati

Jumat, 27 Februari 2015 – 05:41 WIB

jpnn.com - CILACAP - Jelang pelaksanaan eksekusi terhadap terpidana mati kasus narkoba di Pulau Nusakambangan, jumlah peti mati yang dipersiapkan Gereja Kristen Jawa (GKJ) Cilacap kembali bertambah. Awalnya, GKJ Cilacap hanya menyiapkan 3 peti standar dan 1 peti jumbo. Namun, kini jumlah totalnya menjadi 9 peti mati.

Enam peti berukuran standar tiba di gudang GKJ Cilacap Rabu (25/2) lalu. "Sebelumnya hanya 6, yakni 3 standar, 1 jumbo dan 2 peti kecil. Sekarang semuanya 12, yakni 9 standar, 2 kecil dan 1 jumbo," terang Pengurus Kematian GKJ Cilacap, Suhendro Putra seperti dikutip Radar Banyumas.

BACA JUGA: Lesus Ngamuk, Puluhan Rumah Porak Poranda

Menurutnya, seluruh peti mati itu merupakan persediaan yang ada di di GKJ Cilacap. Sebab, GKJ Cilacap memang menaungi 28 gereja sehingga harus menyediakan stok.

"Tidak untuk eksekusi. Karena gudang kita masih cukup nampung, jadi tambah enam lagi," ujar Hendro.

BACA JUGA: Gagal Bunuh Diri, Udin Malah Meninggal di Kursi

Namun, ia menjelaskan, jelang pelaksanaan eksekusi mati biasanya ada petugas kepolisian yang datang melihat stok peti. Biasanya, dua hari sebelum eksekusi dilakukan, polisi akan memesan dan membawa peti mati itu. "Untuk sekarang belum ada yang pesan untuk eksekusi," tegasnya.

Berdasarkan sumber Radarmas, peti-peti itu nantinya memang akan dipergunakan untuk mayat terpidana mati pasca-pelaksanaan eksekusi. Namun, hingga kini belum ada kepastian tentang pelaksanaan eksekusinya.

BACA JUGA: Misteri Tewasnya Perawat, Brigadir ND Disanksi Kasus Asmara

Adanya peti ukuran jumbo juga menyiratkan ada calon terpidana mati yang bukan warga negara Indonesia. Kemungkinannya, peti jumbo itu memang sudah dipesan untuk salah satu terpidana mati yang merupakan warga negara asing dengan postur tubuh tinggi besar.

Terpisah, akses jalur dari Pintu Pelabuhan Tanjung Intan menuju dermaga Wijayapura, Kamis (26/2) kemarin terlihat tengah diperbaiki. Kabar yang beredar menyebut  perbaikan berupa penambalan jalan berlubang itu untuk mempermudah akses pemindahan dan pengawalan saat membawa jenazah terpidana usai dieksekusi.(far/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kehidupan Keluarga Gadis Cantik yang Dihamili Ayah Tiri Memprihatinkan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler