Ayah Biadab, Bawa Putrinya ke Pondok Sepi Lalu Digarap Habis

Jumat, 25 November 2016 – 15:03 WIB
Ilustrasi. Foto: AFP

jpnn.com - ILIR TALO – Seorang ayah tiri tega memerkosa putri tirinya, yang masih pelajar di salah satu SMP di Kecamatan Ilir Talo, Bengkulu.

Data yang berhasil dihimpun, korban MA, 13, diperkosa ayah tirinya HN (45) pada Selasa (22/11) sekitar pukul 07.30 WIB di jalan Desa Tumbuan Kecamatan Lubuk Sandi. 

BACA JUGA: Apes! Niat Merampok, Pemuda Ini Malah Meregang Nyawa

Korban menceritakan bahwa kasus perkosaan yang menimpanya terjadi bermula saat sang ayah tiri bermaksud mengantarkan korban ke sekolahnya. Namun korban tidak dibawa sampai ke sekolah.

Karena saat sampai di sekolah, korban tidak jadi melewati gerbang sekolah. Namun korban kemudian dibawa ayah tirinya ke rumah kerabatnya di Desa Napalan. 

BACA JUGA: Pacar Tak Mau Bercinta, Denny Langsung Hajar

Setelah itu, oleh HN, korban dibawa ke Kota Bengkulu. Namun, saat sampai di perkebunan sawit Desa Tumbuan, HN berhenti serta mengajak korban ke salah satu pondok yang ada di sana. 

Saat itulah kemudian HN memaksa korban untuk menuruti perbuatannya melakukan hubungan layaknya suami istri. Korban sempat menolak, namun kemudian diancam akan dibunuh.

BACA JUGA: Duo Sadis Spesialis Curanmor Diberondong Aparat

Karena merasa takut, korban menuruti saja saat digagahi HN. Hingga akhirnya terjadilah perbuatan layaknya suami istri. 

Setelah puas melampiaskan perbuatannya, kemudian korban dibawa ke Kota Bengkulu. Hingga sekitar pukul 23.10 WIB Selasa malam korban dijemput keluarganya dari Kecamatan Ilir Talo.

Nah, saat sampai dirumah itulah, kemudian korban menceritakan kepada ibunya GN, 45. Mendengar anaknya dicabuli, kemudian GN membawa anaknya ke Mapolres Seluma untuk melaporkan kejadian ini. 

Disampaikan, jika melaporkan kasus ini didampingi oleh ibu kandungnya. Kasus ini masih dalam penyelidikan, serta terlapor yang juga ayah tiri korban saat ini dalam pengejaran

Kapolres Seluma AKBP Raden Tri Wahyu Budiyanto SIK membenarkan adanya laporan itu dan korban sudah divisum. “Korban sudah divisum, kasus ini masih dalam lidik,” ujarnya seperti dberitakan Bengkulu Ekspress (Jawa Pos Group).(333/ray/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Koplak! Hasil Jambret Dijual di Sosmed, Duitnya Habis Main Game Online


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler