Ayo! Dukung Sikap Pemerintah

Rabu, 22 Februari 2017 – 18:27 WIB
Lokasi pertambangan PT Freeport Indonesia di Papua. Foto: dokumen Jawa Pos

jpnn.com - jpnn.com - Sikap pemerintah yang berniat melakukan divestasi mayoritas atas kepemilikan saham Freeport Indonesia, dinilai menjadi sejarah baru, yang selama ini hanya menjadi iklan politik para elite. Karena itu perlu didukung seluruh rakyat Indonesia.

"Kami mendukung penuh sikap pemerintah mengubah konsep kontrak karya menjadi IUPK (Izin Usaha Pertambangan Khusus). Dengan demikian pemerintah mendapat kekuasaan mayoritas atas pengelolaan aset kekayaan sumber daya mineral yang terkandung di bumi Ibu Pertiwi," ujar Ketua Umum Trisakti Ideologi Nusantara (TIN) Foundation Afan Muharram F Nugraha, di Jakarta, Rabu (22/2).

BACA JUGA: Falah Amru: Hilirisasi Pertambangan Harus Sesuai UU

Afan optimistis, dengan upaya pemerintah melakukan divestasi mayoritas saham Freeport Indonesia, maka kemakmuran yang tertunda akan segera dituai seluruh rakyat Indonesia.

"Pengambilalihan hak atas kekayaan Bumi Cendrawasih adalah sejarah kemenangan Indonesia sebagai bangsa yang telah siap berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan, tanpa mengabaikan azas profesionalitas dan hubungan baik antarbangsa-bangsa di dunia," tutur Afan.

BACA JUGA: Papa Novanto Siap Dukung Pemerintah Hadapi Freeport

Selain itu, Afan juga menilai, sebagai perusahaan besar yang telah 48 tahun menambang di Papua, Freeport harus tunduk dan tertib pada aturan yang berlaku.

Terlebih perusahaan asal Amerika Serikat tersebut sudah banyak mengeruk keuntungan dari hasil mengeksplorasi kekayaan alam Indonesia, khususnya Papua.

BACA JUGA: Komisi VII Desak Bos Freeport Minta Maaf

"Indonesia sudah seharusnya mendapat saham mayoritas, ini wajib hukumnya karena merupakan amanat konstitusi Bangsa Indonesia," pungkas Afan.‎(gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Presdir Freeport Dianggap Menghina Parlemen


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler