Azis Syamsuddin Apresiasi Langkah Tegas Jenderal Andika Perkasa

Minggu, 30 Agustus 2020 – 22:55 WIB
Wakil Ketua DPR RI Bidang Korpolkam Azis Syamsuddin. Foto: Humas DPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Bidang Korpolkam Azis Syamsuddin mengapresiasi langkah tegas Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa yang telah menindak dengan tegas dan memberikan sanksi berat kepada para prajurit TNI AD yang terlibat dalam kejadian perusakan serta pembakaran di Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (29/8) dini hari.

“Saya apresiasi sikap tegas dari Jenderal Andika Perkasa sebagai KSAD yang memberikan sanksi terberat yaitu pemecatan kepada anak buahnya jika terbukti terlibat. Ini bukti bahwa beliau serius membenahi kesatuannya dan tidak mentolerir perilaku yang tidak tepat dan salah di bawah komandonya, di mana mekanismenya diatur pada Kitab Undang-undang Hukum Pidana Militer,” kata Azis Syamsuddin dalam keterangan persnya di Jakarta (30/8/2020).

BACA JUGA: Usman Hamid Sebut Penyerangan di Polsek Ciracas Berdampak Serius pada Masyarakat

Politikus Golkar itu menyambut baik langkah Jenderal Andika Perkasa yang siap memberikan bantuan perawatan bagi korban di RSPAD dan ganti rugi terhadap kerusakan yang terjadi.

"Inilah bukti bahwa beliau perhatian dan bertanggung jawab sebagai Pemimpin," ujarnya.

BACA JUGA: Hendardi: Kebiadaban yang Diperagakan Bukti Nyata Kegagalan Reformasi TNI

Azis Syamsuddin meminta agar masyarakat dapat berperan aktif dalam memberikan informasi terhadap peristiwa tersebut sesuai dengan harapan Jendral Andika Perkasa.

“KSAD sudah secara tegas mengatakan bahwa akan menjamin keselamatan masyarakat yang memberikan informasi mengenai peristiwa itu, masyarakat jangan khawatir untuk memberikan informasi tersebut. Justru informasi-informasi tersebut sangat penting dalam mengusut oknum yang terlibat," tandasnya.

BACA JUGA: Saran Azis Syamsuddin untuk Polri demi Cegah Spekulasi soal Mapolsek Ciracas

Azis berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Jangan sampai perilaku oknum Personel TNI AD di tengah masyarakat menjadi hal yang menakutkan.

Sebaliknya, para perajurit harus memberikan rasa kenyamanan bagi masyarakat. Pada akhirnya perilaku para penyerang tidak mereprestasikan sifat TNI AD secara umum.

“Jadikan peristiwa sebagai sebuah evaluasi di internal TNI AD. Transparansi yang dilakukan KSAD Andika Perkasa adalah langkah positif bahwa yurisdiksi Peradilan Militer terbuka dan tidak memiliki kekebalan hukum terhadap para Prajurit yang salah," tutupnya.

Sebelumnya, KSAD mengatakan “Lebih baik kita kehilangan 31 atau berapa pun prajurit yang terlibat, apapun perannya. Daripada nama TNI AD akan terus rusak oleh tingkah laku tidak bertanggung jawab yang sama sekali tidak mencerminkan sumpah prajurit yang mereka ucapkan, janjikan saat menjadi anggota TNI AD," ucap Andika.(fri/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler