Bacaleg Partai Pimpinan Tommy Soeharto Dibacok Sampai Tewas

Senin, 10 September 2018 – 11:55 WIB
MENGENASKAN: Edy Rachman terbujur kaku usai ditimpas secara membabi buta oleh La Yappe, kemarin (9/9). Mayatnya tergeletak di parit bersama sepeda motor miliknya di Jl Soekarno-Hatta Km 5. Foto: Prokal/JPNN

jpnn.com, BALIKPAPAN - Bakal Calon Legislatif Partai Berkarya Edy Rachman (38) tewas setelah dibacok oleh La Yappe (35) di gang masuk Yayasan SDIT Al Auliya, RT 43, Kelurahan Graha Indah, Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (9/9).

Anak buah Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto di Partai Berkarya itu mengalami luka parah di bagian kepala.

BACA JUGA: Hendra Bunuh Ayah Kandung, Ternyata Ini Motifnya

Jasad pria 38 tahun itu ditemukan tergeletak bersama sepeda motornya di dalam parit di pinggir jalan kawasan Jalan MT Haryono.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, awalnya Edy dan Yappe berpesta minuman keras di Pub Meteor di kawasan Jalan Soekarno Hatta, Sabtu (8/9) malam.

BACA JUGA: Ada Raisa dan Dessy di Kasus Kim Jong-nam

Saat itu mereka sempat terlibat percekcokan. Perselisihan itu ternyata berlanjut hingga di luar pub.

Yappe dan Edy keluar dari pub dan mendatangi warung nasi kunng di depan Perumahan Nirwana, Minggu (9/9) sekitar pukul 03:30 Wita.

BACA JUGA: Detik-detik Anak Cekik Ayah Kandung Hingga Tewas

Edy tiba-tiba menendang perut dan dada Yappe. Meski demikian, Yappe tidak melawan.

Setelah menyantap nasi kuning, Yappe pulang ke tempat tinggalnya di Kelurahan Graha Indah.

Namun, Edy ternyata masih membuntuti Yappe sembari marah-marah. Hal itulah yang membuat Yappe tersulut emosi.

Yappe lantas mengambil parang yang biasa digunakan untuk berkebun. Setelah itu dia langsung mengejar Edy.

Edy yang melihat Yappe membawa parang berusaha kabur. Akan tetapi, Yappe berhasil menangkap Edy dan langsung menghujamkan parangnya.

Setelah menikam Edy, Yappe langsung menyerahkan diri ke Mapolsek Balikpapan Utara.

"Sementara ini motif pelaku melakukan pembunuhan karena ketersinggungan saja. Pelaku pulang melihat parang dan langsung menimpas korbannya," ujar Kapolsek Balikpapan Utara Kompol Sopyan.

Dia menambahkan, Edy yang dihujami sabetan parang sebenarnya masih hidup.

Menurut Sopyan, Edy sempat mengendarai sepeda motor menuju Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD).

Akan tetapi, Edy kehilangan tenaga setelah memacu sepeda motornya sejauh satu kilometer.

Sepeda motor yang dikendarai Edy terperosok ke parit. Begitu juga dengan Edy. Di situlah Edy mengembuskan napas terakhirnya.

Sopyan menjelaskan, pihaknya juga menyita sebilah parang yang digunakan Yappe untuk membunuh Edy.

Saat ini pihak kepolisian masih mememinta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian serta tersangka. (pri/yud/prokal/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Wanita Tiongkok Tewas Bersimbah Darah di Hotel Jakpus


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler