Bagi Kader Gerinda yang Berminat Maju, Silakan Mulai Tebar Pencitraan

Minggu, 30 Juni 2019 – 00:06 WIB
Partai Gerindra. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, MATARAM - Menghadapi Pilkada Kota Mataram 2020 mendatang, Partai Gerindra akan mengusung figur dari kalangan internal.

“Selama ini kami jadi oposisi terus, saatnya kami maju usung figur sendiri,” kata I Gede Sudiarta, Ketua DPC Gerindra Kota Mataram.

BACA JUGA: Prabowo Kesatria, Akan Datang Saat Pelantikan Jokowi

Pria yang karib di sapa Gede Batu ini menyebut ada banyak figur di Gerindra. Hanya saja ia enggan menyebut secara spesifik siapa saja nama mereka. Figur itu menurutnya tersebar dari DPC, DPD, hingga simpatisan Partai Gerindra.

Mereka punya peluang sama, diusung Pilwalkot 2020. “Jadi begini siapa saja itu yang disebut-sebut berpeluang dari Gerindra itu, silakan sekarang lakukan pencitraan seluas-luasnya,” ujar Gede Batu.

BACA JUGA: Jelang Pilkada Serentak 2020, Muncul Desakan Aturan Diubah

Mereka diminta mendulang seluas-luasnya, popularitas dan elektabilitas. Sehingga partai bisa mengukur dan memutuskan siapa akirnya figur yang akan didiorong maju. Ia meyakinkan figur dengan popularitas dan elektabilitas tinggilah nantinya bakal diusung Gerindra.

BACA JUGA: Terungkap, Sudah Ada Deal – deal Tahap Awal Rekonsiliasi Jokowi - Prabowo

BACA JUGA: KPUD Ajukan Anggaran Pilkada 2020 Rp 63 Miliar

“Oh ya, tentu saja karena kami ingin menang!” tegasnya.

Ia kembali menegaskan jika target Gerindra di tahun 2020 nanti harus masuk dalam pemerintahan. Pengalaman oposisi dinilai sudah cukup dan saatnya berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Jadi silakan nama-nama tadi tunjukan kemampuannya dalam mencari dukungan,” ulasnya.

Apalagi Gerindra tidak bisa mencalonkan sendiri figurnya. Syarat minimal dukungan kursi di Kota Mataram sebanyak delapan kursi. Sesuai yang diatur dalam undang-undang syarat dukungan minimal 20 persen dari jumlah kursi di DPRD.

Karenannya, Gerindra harus benar-benar bisa mengusung figur yang menjual dari sisi popularitas dan elektabilitas. Sehingga, membuat partai lain tertarik berkoalisi dengan partai berlambang kepala burung garuda ini.

“Kalau ditanya posisi kepala daerah atau wakil kepala daerah, jelas kami targetnya kepala daerah!” imbuhnya, lagi.

Sebenarnya Gerindra punya sejumlah figur potensial dari internal. Seperti Bendahara DPC Gerindra Kota Mataram Husein Hizam, Sekretaris DPD Gerindra NTB Ali Ustman Ahim Anggota Legislatif Gerindra di Kota Mataram Baiq Mirdiati hingga Caleg DPRRI Taufan Rahmadi.

Selain itu partai besutan Prabowo Subianto masih punya stok politisi senior kaya pengalaman superti Anggota DPRD NTB H Karim, Anggota DPRRI Wilgo Zainar hingga Ketua DPC Gerindra Kota Mataram I Gede Sudiarta sendiri.

Sementara, Ketua DPD Gerindra NTB H Ridwan Hidayat, jauh-jauh hari telah menyatakan ketidaksediaanya melirik Pilwalkot Mataram. Ia mengaku ingin fokus dengan tugas kedewanannya di DPRD NTB.

“Kita membuka diri juga untuk figur di luar partai,” imbuhnya.

Jawaban ini ia sampaikan, saat mempertanyakan peluang Badruttaman Ahda didukung Gerindra. Seperti diketahui, Ahda keponakan dari Ketua DPD Gerindra NTB Ridwan Hidayat yang juga putra sulung Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh. Santer terdengar hembusan dari dalam, Gerindra berpeluang besar mendukung Ahda, sebagai calon mewakili Gerindra.

“Kita terbuka, selama memang potensi untuk menang besar dan dapat mewakili semangat partai tentu kita terbuka pada siapa saja,” cetusnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Mataram Husni Abidin mengatakan hanya satu partai yang bisa mengusung calon sendiri yakni Golkar yang meraih sembilan kursi. Sedangkan partai lain, harus berkoalisi jika ingin mengusung kader sendiri.

“Iya hanya Golkar,” kata Husni.

Sementara itu, ditanya terkait persiapan jelang Pilwalkot 2020 Husni mengatakan saat ini KPU masih tengah menyusun anggaran. Menyusul semakin dekatnya waktu pelaksanaan pesta demokrasi.

“Oktober kan anggaran sudah harus dibahas di DPRD kota untuk disahkan, kita usulkan Rp 30 miliar, semoga bisa sesuai yang diajukan,” harapnnya. (zad/r2)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pak Gubernur Belum Minta Restu Orang Tua


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler