Bahtiar Birokrat Komplet, Kandidat Tepat jadi Pj Gubernur Sulsel

Kamis, 03 Agustus 2023 – 19:59 WIB
Dirjen Polpum Kementerian Dalam Negeri Bahtiar merupakan birokrat komplit, kandidat tepat jadi Pj Gubernur Sulsel. Foto: Ist.

jpnn.com - JAKARTA - Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahtiar, kandidat yang sangat tepat untuk diangkat menjadi Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan.

Pria kelahiran Bone, Sulsel ini disebut-sebut sebagai kandidat terkuat, karena merupakan seorang birokrat yang memiliki pengalaman yang sangat komplet untuk memimpin Sulsel.

BACA JUGA: Profil Bahtiar, Pejabat Eselon I Calon Terkuat Pj Gubernur Sulsel

Sejumlah nama memang masuk bursa Pj Gubernur Sulsel.

Namun, berdasarkan aspirasi masyarakat setempat, lingkungan Pemda di Sulsel, hingga disodorkan sejumlah fraksi di DPRD Sulsel, Bahtiar disebut kandidat terkuat.

BACA JUGA: Ini 10 Provinsi Masa Jabatan Gubernur Berakhir September, Calon Pj Siap-siap Saja

Nama-nama kandidat bakal diajukan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian setelah DPRD Sulsel menggelar rapat paripurna untuk menetapkan tiga nama calon Pj Gubernur Sulsel.

Rapat paripurna itu diagendakan berlangsung pada Kamis (3/8).

BACA JUGA: Sambangi Kantor Kemendagri, PAPDESI Sampaikan Hal Ini

Sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian sudah menyurati Ketua DPRD di 10 daerah yang masa jabatan gubernur dan wakil gubernurnya akan berakhir, September 2023 mendatang.

Mereka diminta untuk mengirimkan 3 nama yang diusulkan mengisi posisi Pj Gubernur, termasuk Pj Gubernur Sulsel.

Bahtiar, pria kelahiran 16 Januari 1973 itu merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin pada 1992.

Bahtiar mulai menggeluti dunia kepemerintahan saat menempuh Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri pada 1995.

Bahtiar merupakan sosok yang tak merasa cukup dengan ilmu, khususnya kepemerintahan.

Dia melanjutkan pendidikan hingga berhasil meraih gelar Doktoral Ilmu Pemerintahan di Universitas Padjajaran pada 2013.

Lama berkiprah sebagai birokrat di Direktorat Jenderal Kesatuan Bangsa san Politik, sebelum berubah menjadi Dirjen Polpum. Bahtiar sempat menjadi Direktur Organisasi Massa.

Bahtiar merupakan birokrat yang terlibat intensif perumusan berbagai Rancangan Undang-Undang Politik dan Kepemiluan.

Kemudian, RUU Pemilu, Pilkada dan aturan terkait Pemekaran Daerah Otonom Baru.

Setelah lama di balik layar, kiprah Putra asli Sulsel mulai mencuat di level nasional sejak menjabat Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri pada 2018.

Dari Kepuspen karier Bahtiar terus menanjak dan dipercaya Mendagri Tito Karnavian menjadi Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum.

Lama bersinggungan dengan organisasi massa menjadikan Bahtiar dikenal sebagai birokrat yang punya kemampuan membangun komunikasi dengan jajaran internal pemerintahan maupun di luar pemerintahan.

Namanya cukup disegani dari kalangan politikus DPR di Senayan, ormas, LSM sampai aktivis budaya.

Pembawaan yang kalem dan santai, tetapi tak meninggalkan ketegasan dalam hal prinsip membuat para koleganya dari kalangan sarjana, praktisi dan ilmuwan ilmu pemerintahan mendaulat Bahtiar Ketua Umum Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia.

Pengalaman Bahtiar juga sangat lengkap. Pernah menjadi Pj Gubernur Kepulauan Riau, membuat Bahtiar dianggap sangat layak mendapat amanat menduduki kursi Pj Gubernur Sulawesi Selatan.

Tujuannya, tentnu saja untuk ikut membagi pengalaman di pemerintahan demi kemajuan kampung halamam. (gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kemendagri Mewanti-wanti Kepala Daerah untuk Genjot Realisasi APBD 2022


Redaktur & Reporter : Kennorton Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler