Balita Kritis Ditanduk Sapi Ngamuk

Kamis, 12 Mei 2011 – 09:45 WIB

BIREUEN - Selasa (10/5) lalu menjadi hari yang naas bagi M.Zibral Malisi (3)Putra nelayan ini nyaris tewas dan kini dalam kondisi kritis, pascaditanduk lembu yang mengamuk

BACA JUGA: 3.800 Nelayan Galang Kesulitan Dapat Solar



Peristiwa dialami korban ketika menyaksikan pertandingan bola di lapangan rumput, bersama ibu dan abangnya
Dalam insiden tersebut tulang selangkangan si bocah patah, sehingga terpaksa dirujuk ke Banda Aceh.

Kejadian tersebut sontak membuat geger warga Mon Jambe, Kecamatan Jeumpa

BACA JUGA: Keluarkan Badik di Paripurna, Anggota DPRD Dibidik Polisi

Karena baru sekali ini ada peristiwa unik yang menyebabkan jatuhnya korban
Zibral diketahui sebagai anak pasangan Jamil (40) dan Darwati Alamsyah (35).

Dari pemeriksaan hasil rontgen, diketahui si bocah menderita Faktur Clavikula Sinistra (Patah tulang selangka atau selayang kiri), gara-gara ditanduk seekor lembu betina jenis brahma

BACA JUGA: Mako Brimob Dilalap Api

Hewan itu disebut sedang merumput dengan ternak lainnyaBelum jelas bagaimana asal muasalnya, sehingga sapi menjadi bringas dan menyerang Zibral

Awalnya korban mengajak ibunya untuk ke lapangan melihat abangnya bermain layangan dan menyaksikan anak-anak kampung main bolaLembu beringas yang berada tak jauh dari posisi Zibral berdiri, tiba-tiba langsung berlari mengejarTak menyangka ada serangan datang, bocah yang belum sekolah ini tak sempat menghindarTubuhnya ambruk ke tanah pasca diseruduk

Ibunya, Darwati hanya mampu menjerit histeris dan minta tolong ketika melihat anaknya ditanduk lembuZibral berhasil diselamatkan setelah Darwati berjuang sekuat tenaga menarik tali kekang di leher sang lembu

“Saya tarik tali dileher dan menahan kepalanya, M.Zibral diselamatkan abangnya, diserahkan sama warga lalu dibawa menjauhLembu itu marah sekali, pakaian anak saya sampai basah kena air liurnya,” jelas Darwati.

Fauzi (32) paman korban mengatakan, setiap selesai panen padi, seperti biasa pemilik melepaskan ternak untuk mencari makanan di sawahMusibah itu, tidak dibesar-besarkan lagi karena pemilik hewan juga masih keluarga merekaNamun, kejadian dapat menjadi pelajaran bagi pemilik ternak lainnya, agar lembu diikat dan tak dilepas di sembarang tempat(jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pascagempa, Sumbar Perlu Mekanisasi Pertanian


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler