Bambang Pacul Ungkit Jasa-Jasa Puan Maharani untuk Ganjar Pranowo

Selasa, 25 Mei 2021 – 20:20 WIB
Bambang Wuryanto. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto mengungkit peran kolega separtainya yaitu Puan Maharani demi memenangkan Ganjar Pranowo di dalam kontestasi Pilgub Jawa Tengah (Jateng) pada 2013.

Puan di dalam rapat partai berlambang banteng memohon izin kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri agar bisa berperan memenangkan Ganjar.

BACA JUGA: Soal Ganjar Pranowo, Bambang Pacul Singgung Kekalahan Bibit Waluyo

"Embak Puan yang menyatakan ke ibu ketua umum, mohon izin kalau yang ditetapkan Ganjar, biarkan saya menjadi panglima tempurnya. Itu Embak Puan yang ngomong," ujar Bambang di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (25/5).

Menurut Ketua DPD PDIP Jawa Tengah, Puan terjun langsung memenangkan Ganjar setelah melihat hitungan elektabilitas.

BACA JUGA: Seorang Anggota KPK Menyarankan Rusli Segera Menemui Pak Ganjar Pranowo

Beberapa bulan jelang pencoblosan, Ganjar hanya mengantungi elektabilitas rendah dibanding pesaingnya di Pilkada Jateng 2013.

"Akhirnya dalam waktu 3,5 bulan, pertempuran ditata penuh, dipimpin dengan Puan Maharani, jadi, tuh, Ganjar. Lu mau ngomong apa, itu fenomenal," kata dia.

BACA JUGA: Ganjar-Puan Jadi Sorotan, Kapitra PDIP: Keputusan di Tangan Ketua Umum, Bukan Survei

Belakangan menyeruak isu keretakan hubungan Ganjar dengan Puan yang berstatus rekan separtai.

Isu itu muncul setelah digelarnya pengarahan kader PDIP yang dihadiri Puan tanpa menghadirkan Ganjar di Jawa Tengah, Sabtu (22/5).

"Tidak diundang! (Ganjar Pranowo) wis kemajon. Yen kowe pinter, ojo keminter (sudah kelewatan. Bila kamu pintar, jangan sok pintar, red)," ujar Bambang melalui siaran pers, Minggu (23/5) kemarin.

Pacul -panggilan akrabnya- dalam siaran pers itu menyebut Ganjar berambisi maju pada Pilpres 2024. Menurut Bambang, gubernur ke-15 Jateng itu telah mengabaikan norma kepartaian demi ambisi politik.

Tudingan Pacul itu didasari kemunculan Ganjar yang begitu intens di medsos dan media massa. (ast/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler