jpnn.com - JAKARTA - Politikus Golkar, Bambang Soesatyo meminta semua pihak menahan diri selama proses perundingan antara kubu Aburizal Bakrie dengan kubu Agung Laksono berlangsung. Itu juga termasuk puasa berkomentar yang dapat mengganggu proses perundingan.
"Mulai saat ini, tidak ada lagi politik burung onta, burung Garuda, Golkar hitam atau Golkar Putih. Kami sendiri akan puasa bicara untuk menghormati para juru runding yang tengah bernegosiasi guna mencapai islah," ungkap Bambang kepada RM Online (Grup JPNN), Rabu (24/12).
BACA JUGA: Targetkan 322 Pasutri Ikuti Sidang Isbat Nikah
Bamsoet, sapaannya, berharap bulan Januari mendatang, atau paling lama Februari tahun depan, Golkar sudah bersatu kembali tanpa ada hambatan. Dengan demikian, dorongan untuk Munas rekonsilasi tidak diperlukan lagi.
"Namun, apabila deadlock atau menemui jalan buntu, jalan terbaik yang dimungkinkan untuk ditempuh adalah pengadilan. Agar ada kepastian hukum bagi masa depan Golkar," pungkas Bambang. (rmo/jpnn)
BACA JUGA: Tiga Tahun Jadi Penjual Rambak, Densus 88 Gerebek Terduga Teroris
BACA JUGA: PNS Dilarang Bergaya Priyayi, Pamer Kemewahan
BACA ARTIKEL LAINNYA... Jokowi Sebut Badai Rupiah Pasti Berlalu
Redaktur : Tim Redaksi