Bamsoet Berharap DED Pembangunan Sirkuit Bintan Rampung April

Kamis, 24 Maret 2022 – 21:38 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo seusai memimpin rapat persiapan pembangunan Sirkuit Internasional Bintan di Jakarta, Kamis (24/3). Foto: Humas MPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) bersama Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad dan CEO Gallant Venture Pte LTD Singapura Eugene Cho Park mempersiapkan detail engineering Design (DED) pembangunan Sirkuit Internasional Bintan di Bintan Resort, Lagoi, Kepri.

Mereka juga mempersiapkan ekosistem usaha di kawasan Bintan International Circuit agar bisa memberikan multiplier effect economy yang besar bagi masyarakat.

BACA JUGA: Bamsoet: Pembangunan Sirkuit Bintan Terinspirasi Keberhasilan MotoGP Mandalika

"Lanskap DED pembangunan Bintan International Circuit dan business plan ditargetkan selesai pada 20 April 2022,'' ujar Bamsoet.

Jadi, pembangunan bisa berlanjut persiapan groundbreaking pada Mei 2022 oleh Presiden Jokowi.

BACA JUGA: MPR Dorong Pembangunan Pabrik Fraksionasi Plasma Pertama di Indonesia

Hal ini dikatakan ketua umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini seusai memimpin rapat persiapan pembangunan Bintan International Circuit di Jakarta, Kamis (24/3).

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, konsultan internasional dari Inggris, Populous, dan Herman Tilke sedang menyelesaikan DED ini.

BACA JUGA: Ketua MPR RI Dukung Polri Beri Efek kepada Pelaku Investasi Bodong

"Populous telah banyak mendesain landscape motorsport di berbagai negara dunia, antara lain, Silverstone Circuit dan Alabama Motorsports Park Circuit,'' ucapnya.

Sementara itu, Herman Tilke telah mendesain berbagai sirkuit dunia yang digunakan untuk Formula 1.

Herman Tilke dinilai telah mendesain hampir 90 persen sirkuit internasional di berbagai belahan negara dunia.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menerangkan, Sirkuit Internasional Bintan ditargetkan langsung mendapatkan sertifikasi Grade One dari FIA sehingga bisa menyelenggarakan Formula 1.

"Dengan demikian, Indonesia akan memiliki dua sirkuit internasional yang bisa menyelenggarakan dua olahraga balap kasta tertinggi di dunia,'' ujarnya.

Ketua Umum Pengurus Besar Keluarga Olahraga Tarung Derajat ini menambahkan, Sirkuit Bintan tidak akan menjadi saingan bagi Singapura yang rutin menyelenggarakan Formula 1.

Sebab, Gallant Venture Pte LTD dan IMI bisa bekerja sama dengan Singapura agar Formula 1 bisa diselenggarakan di Bintan.

"Sehingga Singapura tidak perlu lagi menutup jalan raya, mal, dan toko-toko dengan biaya kompensasi yang sangat besar untuk menyelenggarakan Formula 1,'' tandasnya. (mrk/jpnn)


Redaktur : Tarmizi Hamdi
Reporter : Tarmizi Hamdi, Tarmizi Hamdi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler