Bamsoet Pengin Hadirkan F1 di Bali

Selasa, 01 Desember 2020 – 22:03 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet). Foto: Humas MPR.

jpnn.com, JAKARTA - Ketua MPR, Bambang Soesatyo mengajak para investor Italia berkolaborasi membangun sirkuit Formula 1 (F1) di Bali.

Ajakan itu disampaikan Bamsoet saat menjamu kedatangan Duta Besar Italia untuk Indonesia, Benedetto Latteri di ruang kerjanya, Jakarta, Selasa.

BACA JUGA: Pasukan Khusus Kostrad dan Marinir Tiba di Palu, Siap Gulung Kelompok Mujahidin Indonesia Timur

Bamsoet menilai Bali merupakan destinasi wisata nomor satu di Indonesia, dan juga telah memiliki reputasi pariwisata terbaik di dunia.

Sehingga pembangunan sirkuit F1 di daerah tersebut sangat menjanjikan.

BACA JUGA: Nekat Gelar Reuni 212 Besok? Siap-Siap Terima Konsekuensinya

"Baik dari sisi investor karena potensi pasarnya sudah sangat jelas maupun dari sisi masyarakat Bali sebagai pengembangan potensi ekonomi dan daerah," kata dia, di Jakarta, Selasa.

Menurutnya, tersedia lahan pemerintah daerah seizin gubernur Bali yang sangat strategis, yaitu sekitar 200 Hektare untuk pembangunan sirkuit F1 di Bali.

BACA JUGA: Bamsoet Berikan Bantuan Alsintan Saat Panen Raya Padi Cianjur

Bamsoet menilai, Italia sebagai negara yang memiliki industri otomotif terbesar dunia seperti Ferrari, Lamborghini, dan Maserati punya peluang besar bekerja sama mengembangkan industri otomotif di Indonesia, salah satunya dengan membangun sirkuit F1.

Pertumbuhan pecinta otomotif di Indonesia sangat pesat, misalnya dalam setahun, tidak kurang dari 1.600 acara otomotif digelar di berbagai daerah.

"Bahkan setiap gelaran F1 di Singapura, Singapore Tourism Board selalu menargetkan sedikitnya 5.000 penonton dari Indonesia. Itu menunjukkan betapa besarnya kecintaan warga Indonesia terhadap F1," ujarnya.

Menurut Bamsoet, akses penerbangan internasional dari dan menuju Bali sudah sangat banyak, menjangkau berbagai negara besar dunia.

Sehingga memudahkan pencinta F1 dari berbagai negara untuk datang menyaksikan F1 di Bali.

"Sebagai langganan tuan rumah yang rutin menyelenggarakan balapan F1, Italia tentu telah memiliki segudang pengalaman," katanya.

Bamsoet membandingkan negara tetangga di skala ASEAN sudah memiliki sirkuit untuk balapan F1 misalnya Malaysia dengan Sirkuit Sepang, Singapura dengan Sirkuit Jalan Raya Marina Bay, dan Viet Nahm dengan Sirkuit Jalanan Hanoi.

"Sebagai negara terbesar dari segi luas wilayah, jumlah penduduk, maupun kekuatan ekonomi, Indonesia sepatutnya sudah bisa membuat Sirkuit F1. Bali adalah pilihan terbaik," tandasnya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler