Bamsoet Sebut Fayakun Kelompoknya Setnov

Kamis, 25 Januari 2018 – 16:04 WIB
Bambang Susatyo. Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Nama anggota Fraksi Partai Golkar Fayakhun Andriadi terseret dalam kasus suap Badan Keamanan Laut (Bakamla).

Dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (24/1), Fayakhun disebut menerima Rp 12 miliar dari proyek pengadaan di Bakamla.

BACA JUGA: Ikut Disebut di Suap Bakamla, Novanto: Jahat Juga, Ya?

Bahkan, Fayakhun sempat meminta uang cash USD 300 ribu untuk Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar 2016. Namun, politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo membantahnya.

"Oh tidak ada. Fayakhun itu kan tidak masuk dalam struktur. Dan masuk dalam kelompoknya Pak Nov (Setya Novanto) kalau tidak salah. Saya kan Akom (Ade Komaruddin)," kata Bambang di gedung parlemen, Jakarta, Kamis (25/1).

BACA JUGA: Jangan Ada Dusta di Antara Kita, Juga Berlaku untuk Bamsoet

Dia menegaskan tidak pernah berhubungan dengan Fayakhun terkait persoalan Partai Golkar. Karena itu, Bamsoet meminta agar persoalan tersebut tidak dikait-kaitkan dengan Partai Golkar.

"Jangan dikaitkan dengan Golkar, dong. Kasihan Golkar. Buktknnya mana? Kan cuma keterangan, mana tahu dia cuma ngaku-ngaku Golkar," kata dia.

BACA JUGA: Konon Golkar Ogah Biayai Munaslub dengan Uang Rasuah

Sementara, Fayakhun enggan mengomentari terkait namanya yang disebut di persidangan.

"Nanti biar itu melalui proses hukum saja. Aku no comment," ujarnya di gedung DPR, Rabu (24/1).

Sebelumnya pada persidangan perkara suap Bakamla di Pengadilan Tipikor Jakarta, jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeber pesan WhatsApp dari Fayakhun kepada Erwin Arif selaku managing director PT Rohde & Schwarz.

Fayakhun meminta Erwin untuk memberitahu PT Melati Technofo selaku rekanan Bakamla agar membayarkan USD 300 ribu secara tunai terlebih dahulu.

"Bro, kalau dikirim Senin, maka masuk di tempat saya Kamis atau Jumat depan. Padahal, Jumat depan sudah Munas Golkar," demikian bunyi pesan Fayakhun ke Erwin yang ditirukan JPU. (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ada Onta, Setnov dan Kahar di Pusaran Suap Satelit Bakamla


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler