Bandara Soetta Perketat Pengamanan

Minggu, 17 April 2011 – 13:03 WIB

TANGERANG - PT Angkasa Pura (AP) II yang membawahi 12 bandara di Indonesia Bagian Barat memperketat pengamananUpaya ini langkah antisipatif terhadap aksi teror yang terjadi di Mesjid Adz- Zikra di dalam Markas Polres Kota (Mapolresta) Cirebon, Jumat (15/ 4) lalu.

Lantaran, tidak mungkin aksi peledakan bom melanda bandara

BACA JUGA: Eselon II Memble, Tetap Tanggung Jawab Foke

“Kami sudah menginstruksikan kepada para general manager di seluruh bandara untuk melakukan koordinasi dengan pihak-pihak keamanan guna menyusun langkahlangkah antisipatif menyusul meledaknya bom di Mesjid Adz-Zikra di Mapolresta Cirebon,” terang Corporate Secretary PT AP II, Hari Cahyono saat dihubungi INDOPOS (JPNN Group), Sabtu (15/4) kemarin.

Dia juga menyatakan langkah antisipatif tersebut antara lain dengan menempatkan aparat kepolisian dan TNI di lokasi-lokasi strategis seperti terminal, akses menuju objek vital, airside, dan lainnya bersama dengan petugas keamanan bandara atau Avsec (Aviation Security).

“Tujuan langkah ini cuma satu, yaitu memberikan rasa aman kepada para pengguna jasa bandara
Kalau pengguna jasa merasa bandaranya aman, mereka bisa bepergian dengan nyaman,” terangnya juga

BACA JUGA: Gizi Buruk Masih Hantui Ibu Kota

Seperti di Bandara Soekarno- Hatta (Soetta) misalnya, penempatan aparat kepolisian di sejumlah titik strategis sudah mulai dilakukan sejak Jumat siang atau selang beberapa jam pasca tragedi bom yang menggegerkan tersebut.

Untuk mengamankan setiap titik rawan bandara dengan 43,7 juta penumpang per tahun itu, ditempatkan 15 personel kepolisian bersenjata lengkap plus anjing pelacak
Menurut Hari juga, instruksi peningkatan sistem pengamanan ini bukan baru dikeluarkan manajemen PT AP II pascatragedi bom Cirebon saja.

“Imbauan kepada seluruh general manager kantor cabang PT AP II untuk waspada, meningkatkan security awareness di wilayah kerja masing-masing sudah kami keluarkan sejak ledakan bom buku di Utan Kayu,” tegasnya

BACA JUGA: Ledakan Mobil Hebohkan Markas Polda Metro Jaya

Upaya yang dilakukan antara lain memastikan hanya penumpang yang masuk terminal dan pesawat, pemeriksaan secara ketat terhadap orang dan barang yang masuk di area terbatas (restricted area).

“Memeriksa seluruh orang yang masuk bandara dan membatasi orang yang masuk ke daerah terbatas,” cetusnya jugaSementara itu, Polres Metro Tangerang yang mengawasi keamanan Kota Tangerang dan Polres Kota Tangerang yang membawahi Kabupaten Tangerang dan Kota Tangsel juga memperketat pengamanan“Kami sudah tingkatkan kewaspadaan pascaledakan bom di Cirebon,” ujar Kapolres Metro Tangerang, Kombes Tavip Yulianto kemarin.

Dia juga mengatakan, peningkatan keamanan menjadi atensi Polda Metro Jaya“Kapolda sebelumnya sudah memberikan atensi agar kami waspada,” ujar Tavip

Sedangkan Kapolres Kota Tangerang, Kombes Wahyu Widada menyatakan, pihaknya juga senantiasa mewaspadai siapapun yang masuk di kantor polisiUntuk itu pihaknya juga sudah memasang CCTV “Kami tidak mengidentifkasi orang yang masuk ke kantor polisi berdasarkan pakaian, namun setiap orang yang gerakannya mencurigakan menjadi perhatian serius,” cetusnya(gin)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pelantikan Airin-Davnie Dipercepat


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler