Bandung Melawan, Suporter Persib Ajukan 5 Tuntutan ke PSSI

Sabtu, 13 Oktober 2018 – 12:51 WIB
Bobotoh pendukung Persib Bandung menggelar aksi bertajuk Bandung Melawan Part I di depan Gedung Sate untuk meminta PSSI bersikap adil. Foto: Siti Fatonah/JPC/JPNN

jpnn.com, BANDUNG - Sanksi berat yang dijatuhkan Komisi Disiplin PSSI kepada Persib Bandung membuat para Bobotoh bereaksi keras.

Mereka menggelar aksi bertajuk Bandung Melawan Part I di depan Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (13/10).

BACA JUGA: Bos Arema FC: Kami Ikhlas Dihukum 10 Tahun Tanpa Penonton

Para Bobotoh menyampaikan lima tuntutan kepada PSSI. Tuntutan itu dibacakan perwakilan Bobotoh dari atas bus yang menjadi mimbar dadakan.

Presiden Viking Heru Joko mengatakan, hukuman kepada Persib dan Bobotoh tidak adil.

BACA JUGA: Aremania: Yuli Sumpil Memang Pantas Dihukum

"Kami melihat PSSI tidak adil, sangat tidak adil. Kami kecewa atas keputusan Komdis," kata Heru.

Dia menilai Komdis PSSI berbuat semena-mena terhadap Persib dan Bobotoh.

BACA JUGA: Dirigen Aremania Dilarang Masuk Stadion Seumur Hidup

“Kami mau diperlakukan secara adil," kata Heru. (ona/jpc/jpnn)

Berikut 5 tuntutan Bobotoh:

1. Mengutuk dan mengecam keras putusan Komdis PSSI terkait sanksi terhadap Persib dan suporternya yang terkesan tebang pilih dan tidak berlandaskan keadilan.

2. Mendesak PSSI untuk melakukan evaluasi total dan melakukan reformasi kepengurusan dengan membersihkan mafia-mafia di tubuh PSSI yang akan merusak persepakbolaan Indonesia.

3. Mendesak PSSI untuk tidak mengambil keputusan-keputusan yang instan. Sebaiknya lebih mengutamakan keputusan yang dapat mendidik dengan melakukan pembinaan yang komprehensif terhadap suporter.

4. Mengajak seluruh elemen suporter Indonesia untuk bersatu melawan pihak-pihak yang akan merusak persepakbolaan Indonesia.

5. Mengajak seluruh elemen Bobotoh untuk bersatu dan tetap satu tujuan menyuarakan akan keadilan dan mengawal Persib untuk menjadi juara.

BACA ARTIKEL LAINNYA... Daftar Sanksi Komdis PSSI, Hukuman Arema dan Aremania Layak?


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler