Bangun LRT, Adhi Dapatkan Kucuran Dana Rp 2,7 Triliun

Kamis, 11 Juni 2015 – 15:04 WIB

jpnn.com - JAKARTA - PT Adhi Karya tengah menggarap proyek transportasi publik berbasis rel atau Light Rail Transit (LRT) dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) di Jabodetabek.

Pemerintah juga telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2015 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada BUMN konstruksi tersebut.

BACA JUGA: Sering Diancam Tukang Ojek, Ahok Beri Dukungan Untuk Go-Jek

"Di dalam PP tersebut pemerintah akan menambahkan penyertaan sebesar Rp 1,4 triliun ke dalam saham Adhi. Ini merupakan kelanjutan dari proses persetujuan DPR atas rencana pemerintah untuk menambah penyertaannya pada beberapa BUMN," ujar Corporate Secretary Adhi Karya Ki Syahgolang Permata dalam siaran persnya, Kamis (11/6).

Selain dapat kucuran dana PMN, Adhi juga bakal mereguk penambahan modal lagi dari publik sebesar Rp 1,345 triliun. Penambahan modal tersebut akan dilakukan melalui rights issue.

BACA JUGA: Sambut Lebaran, Ini Persiapan ASDP

"Sehingga perseroan akan mendapatkan tambahan modal seluruhnya sebesar  Rp 2,745 triliun untuk mengerjakan LRT. Dana tambahan tersebut rencananya akan digunakan untuk mendukung program pemerintah dalam mengatasi kemacetan lalu lintas, khususnya di DKI Jakarta," tandas Permata.

Untuk tahap pertama, Adhi Karya akan menggarap jalur Bekasi Timur–Cawang–Kuningan–Dukuh AtasË— Cibubur-Cawang. Sementara, tahap kedua ialah jalur Cibubur – BogorË— Dukuh Atas – Palmerah – Senayan.

BACA JUGA: Wika Garap Proyek Balai Diklat BPK Rp 81 miliar

Tahap ketiga meliputi jalur Palmerah-Grogol. Moda yang dibangun elevated dengan ketinggian antara 9-12 meter di atas permukaan tanah ini akan menggunakan sistem konstruksi precast produksi anak perusahaan PT APB. (chi/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Urai Kepadatan saat Mudik, ADSP Berlakukan Tarif Siang-Malam


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler