Sering Diancam Tukang Ojek, Ahok Beri Dukungan Untuk Go-Jek

Kamis, 11 Juni 2015 – 14:09 WIB
go-jek

jpnn.com - JAKARTA- Para tukang ojek yang bekerja di Go-Jek selama ini kerap mendapat sambutan tak menyenangkan dari sejawatnya yang bekerja lepas. Mereka bahkan sempat diancam oleh para tukang ojek penghuni pangkalan.

Padahal, kehadiran Go-Jek sebenarnya menolong nasib tukang ojek. Setidaknya, itulah penilaian Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Menurut Ahok, Go-Jek bisa membuat kehidupan para tukang ojek lebih tertata.

BACA JUGA: Sambut Lebaran, Ini Persiapan ASDP

"Kamu bayangin saja, kalau kamu mesti ngetem di mana-mana dan kadang-kadang pas siang sepi, kamu mesti nunggu. Sekarang kalau ada Go-Jek kamu bisa tungguin di rumah lho, bisa ngurusin anak, dan yang lain dulu," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta, Kamis (11/6).

Dia menjelaskan, keberadaan Go-Jek juga meningkatkan kapasitas tukang ojek. Pasalnya, seorang tukang ojek tidak hanya melayani penumpang namun juga bisa mengantarkan dokumen dan mengambil makanan. "Ini sesuatu yang lebih baik," ucap mantan Bupati Belitung Timur itu.

BACA JUGA: Wika Garap Proyek Balai Diklat BPK Rp 81 miliar

Menurut Ahok, Go-Jek memberikan pembelajaran bagi para tukang ojek. Karenanya, apabila ada pertentangan, hal itu berasal dari pihak yang tidak suka terhadap Go-Jek.

"Ini mah ada kelompok orang yang enggak suka aja. Menurut saya ini (Go-Jek) ide yang bagus banget. Mereka ada asuransi, diajarin pakai helm, parkir yang benar, dan pakai jaket yang benar," ujar suami Veronica Tan itu. (gil/jpnn) 

BACA JUGA: Urai Kepadatan saat Mudik, ADSP Berlakukan Tarif Siang-Malam

 

 

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Masih Pantau Harga, Menteri Gobel Belum Mau Impor Cabai


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler