Banteng Kecil Gaet Content Creator TikTok untuk Naikkan Elektabilitas, Efektif?

Minggu, 24 April 2022 – 23:59 WIB
TikTok. Foto: ANTARA/Arindra Meodia

jpnn.com, JAKARTA - Kabar tentang seseorang dengan julukan ‘Banteng Kecil’ menggalang endorsement content creator TikTok tengah hangat menjadi perbincangan netizen.

Video viral itu tersebar di aplikasi TikTok. Sosok "Banteng Kecil" ini disebut-sebut menyewa sebuah agensi untuk meng-endorse banyak TikTokers demi menaikan popularitas dan elektabilitas politik.

BACA JUGA: Mbak Puan Bicara Tentang Semangat KAA & Bangkit dari Pandemi

Sejak diunggah pada Sabtu (23/4) melalui akun @xeronav, video berdurasi 1 menit itu telah ditonton 2,7 juta kali.

Di bagian awal, pria tersebut menjelaskan semoga dirinya tidak ditangkap akibat mengunggah video tersebut.

BACA JUGA: Puan Sebut Semangat KAA Tetap Relevan untuk Dukung Kemerdekaan Palestina

"Semoga gue gak ditangkap karena upload video ini. Kalian tau banteng yang suka nge-mute-mute mic, kalian pasti tau lah siapa yang gue maksud," kata pria itu.

Dalam video itu pria tersebut memaparkan sosok Banteng Kecil ini tengah gencar meng-endorse untuk dibuatkan konten video mengenai fakta-fakta tentang dirinya.

BACA JUGA: Mbak Puan Singgung Utang Indonesia Terkait Palestina

Dia juga mengaku rekannya mendapatkan tawaran endorsement tersebut dengan dalih konten sosial politik. Namun, pria itu enggan mengungkapkan agensi yang dimaksudkan.

"Untuk mempromosikan si Banteng Kecil ini, supaya elektabilitasnya naik terus mem-framing dia supaya bagus," lanjutnya.

Namun demikian, terkuak bahwa isi dari konten yang dipromosikan tersebut ternyata sama.

Dia menjelaskan isi video tersebut ialah memaparkan mengenai fakta-fakta atas sosok ‘Banteng Kecil’.

Oleh sebab itu, pria itu mengaku kaget dengan munculnya fenomena di TikTok yang diisi oleh banyak promosi politik.

Dia menyebutkan dirinya baru menyadari bahwa ternyata di TikTok sudah mulai banyak unggahan-unggahan berbau politik praktis.

"Dulu yang gue kira TikTok cuma ada buzzer-buzzer kecil gitu. Istilahnya akun fake, sekarang mereka sudah sampai sewa influencer besar untuk menaikan namanya," jelasnya.

Masih menggunakan akun yang sama, pria tersebut memberikan bocoran terkait video endorsement politik itu.

Dalam video kedua yang diunggah itu dituliskan bocoran isi video endorsement itu ialah speedboat, berkebun, drama korea dan ayam.

Dari penelusuran JPNN.com, video yang disinyalir itu memuat fakta-fakta tentang Puan Maharani.

Semua video yang berisi fakta-fakta Puan Maharani berisikan tentang dirinya yang menyukai drama korea, hobi bermain jetski, suka makanan olahan ayam, dan menyebutkan putri Sulung Megawati Soekarnoputri itu suka berkebun.

Di sisi lain, pengamat politik dari Universitas Andalas Asrinaldi mengomentari hal itu.

Menurutnya, pejabat publik tidak perlu berlebihan untuk menaikkan elektabilitasnya di mata milenials.

"Generasi milenial itu adalah swing voters bukan loyal, mereka tergantung isu. Jadi, bekerja saja kemudian biarkan masyarakat menilai," kata Asrinaldi saat dihubungi JPNN.com.

Dia meyekini hal itu bertahan jauh lebih lama di tengah masyarakat ketimbang membayar sejumlah content creators untuk mempromosikan diri.

"Tertentu akhirnya masyarakat menganggap ini berpotensi jadi pemimpin yang bekerja untuk bangsa ketimbang endorse paling bertahan dua atau tiga bulan," jelas Asrinaldi. (mcr8/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ternyata Ini Menu Masakan Mbak Puan Saat Ikut Demo Memasak Kuliner Nusantara


Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Kenny Kurnia Putra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler