Banyak Kejanggalan Dalam Kasus Pemerkosaan Siswi Magang

Senin, 08 Agustus 2016 – 15:57 WIB
Ilustrasi

jpnn.com - JAKARTA - Tiga oknum pegawai negeri sipil (PNS), yang diduga memerkosa siswi magang, hingga saat ini belum ditetapkan menjadi tersangka. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Tahan Marpaung mengatakan, pihaknya kini masih mengumpulkan bukti-bukti.

Polisi kata Tahan menemui kesulitan. Sebab, ada beberapa kejanggalan yang dijelaskan korban dengan kenyataan yang ada di lapangan.

BACA JUGA: Oknum PNS Jakpus Diduga Cabuli Siswi Magang, Ahok Bilang....

"‎Banyak kejanggalan, harus kami cocokan dulu," kata Tahan saat dikonfirmasi, Senin (8/8).

‎Tahan menjelaskan, menurut pengakuan korban, saat dia mendapat perlakuan tidak senonoh, ia melihat salah satu yang diduga pelaku mengenakan baju berwarna putih.

BACA JUGA: Satu Keluarga Tewas, Kepala Pecah, Kaki dan Tangan Patah

"Tapi saat itu, yang diduga pelaku sedang menggunakan batik berwarna hijau," jelas Tahan.

Saat kejadian berlangsung, sambung Tahan, A yang diduga pelaku pencabulan sedang melakukan dinas ke salah satu hotel dibilangan Jakarta Pusat. "Kami cek CCTV di hotel, menangkap A sedang berada di sana saat kejadian berlangsung dan menggunakan batik warna hijau," tutur Tahan.

BACA JUGA: KSPI dan AGSI Deklarasikan Dukungan buat Rizal Ramli

Sebelumnya, PAR (17), diduga menjadi korban oleh tiga orang PNS Sudin Pariwisata Wali Kota Jakarta Pusat berinisial H, A dan Y‎ pada Rabu (3/8) siang. Korban yang ditemani oleh orang tuanya membuat laporan pelecehan seksual di SPK Polres Metro Jakarta Pusat‎. (Mg4/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ahok Disarankan Cabut Permohonannya ke MK


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler